Sorong (ANTARA) - Komisi Penanggulangan AIDS menggandeng Dinas Kesehatan Kota Sorong melatih tenaga kesehatan tentang tata laksana pemberian obat Pre-Exposure Prophylaxis (Prep) atau obat pencegahan guna mengoptimalkan penanganan HIV di wilayah itu.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sorong Jeny Isir di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat, mengatakan sasaran dari pemberian obat pencegahan HIV ini lebih kepada wanita pekerja seks, laki-laki seks dengan laki-laki, waria (transgender), pengguna narkoba suntik, pasangan ODHIV.
"Mereka inilah yang menjadi sasaran untuk mendapatkan pengobatan pencegahan," katanya.
Kelompok ini, kata dia, merupakan populasi kelompok sasaran yang diprioritaskan dalam program Prep sampai 2026.
"Kita di Kota Sorong baru memulai menerapkan program Prep itu sehingga penguatan pengetahuan kepada tenaga kesehatan di setiap puskesmas dan rumah sakit sangat penting tentang sistem pemberian obat pencegahan," ujarnya.
Lima puskesmas yang ikut pelatihan ini terdiri atas Puskesmas Remu, Klasaman, Sorong, Tanjung Kasuasi, dan Doom, serta Rumah Sakit Sele Be Solu dan Rumah Sakit Angkatan Laut.
"Ini kegiatan kedua. Sebelumnya kita telah memberikan pemahaman kepada lima puskesmas juga," ujarrnya.
Selain upaya implementasi pemberian obat pencegahan, pihaknya juga telah menyediakan layanan tes HIV dan pengobatan di 10 puskesmas dan rumah sakit swasta lainnya seperti Maleo dan Rumah Sakit Angkatan Darat.
Menurut dia, untuk stok obat Antiretroviral (ARV) yang merupakan bagian dari pengobatan HIV/AIDS masih sangat mencukupi untuk menjawab kebutuhan penanganan kasus HIV/AIDS.
"Obat ARV itu tersedia di Rumah Sakit Sele Be Solu, Rumah Sakit Angkatan Laut, dan 10 puskesmas di daerah ini," ujarnya.
Berdasarkan data komulatif kasus HIV/AIDS di Kota Sorong dari 2004 hingga Agustus 2025 sebanyak 4.200 orang dengan status positif HIV/AIDS
KPA gandeng Dinkes Kota Sorong latih nakes layani pasien kasus HIV
Jumat, 14 November 2025 17:52 WIB
KPA Kota Sorong memberikan pelatihan kepada para nakes untuk mengoptimalkan penanganan HIV di Kota Sorong, Jumat (14/11/2025). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
