Timika (ANTARA) - Bupati Mimika, Papua Tengah Johannes Rettob mengimbau warga setempat tidak terprovokasi dengan isu dan pesan berantai bernada bohong (hoaks) yang disebar melalui media sosial (medsos) untuk membuat situasi kamtibmas menjadi tidak aman.
"Isu yang beredar di sosmed sengaja diciptakan untuk membuat situasi di Mimika menjadi kurang aman. Kami minta masyarakat tidak boleh terprovokasi dengan berbagai isu yang tidak benar yang belum terverifikasi kebenarannya," kata John Rettob di Timika, Sabtu.
Secara umum situasi kamtibmas di Mimika, terutama di Kota Timika, kini cukup kondusif setelah terjadi dua kasus pembunuhan menimpa tukang ojek pada Selasa (2/12). Hanya saja di wilayah Distrik Kwamki Narama, pertikaian antardua kelompok warga masih berlangsung hingga jatuh korban jiwa tiga orang.
"Seperti pagi tadi kami melaksanakan kegiatan 'car free day' di Jalan Cenderawasih, kita mau menunjukkan kepada semua orang bahwa kita di Timika aman," ujar Bupati Rettob.
Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman mengatakan jajarannya menjamin keamanan warga Mimika dan akan mengusut tuntas dua kasus pembunuhan yang terjadi beberapa hari lalu di kawasan SP9 Distrik Iwaka dan kawasan Irigasi, Distrik Mimika Baru.
"Percayakan kepada kami aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus-kasus itu. Jangan menciptakan masalah baru," imbau Kapolres Mimika.
Pihak kepolisian setempat mengingatkan para admin grup sosial media agar mengecek kebenaran informasi terjadinya berbagai peristiwa kriminalitas sebelum dibagikan kepada anggota grup.
"Admin grup media sosial tolong jangan sembarang bagikan berita karena nanti akan menimbulkan masalah baru," kata Billyandha
Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau menyebut dua kasus pembunuhan yang terjadi di Kota Timika beberapa hari lalu itu murni merupakan tindak kriminalitas dan menjadi ranah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas hingga menangkap dan memproses pelakunya.
Primus mengajak masyarakat Mimika menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif terutama menyambut perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026.
"Mari kita semua menjaga tanah Mimika ini supaya menjadi tanah damai dan aman. Kami minta warga yang saling bertikai di Kwamki Narama segera hentikan konflik, mari kita hidup berdampingan secara damai," pinta Primus.
Bupati Mimika minta warga jangan terprovokasi isu di medsos
Sabtu, 6 Desember 2025 15:03 WIB
Bupati Mimika Johannes Rettob (tengah kaos merah putih) didampingi Kapolres Mimika, Danlanud Timika, Ketua FKUB Mimika foto bersama warga di sela-sela kegiatan car free day di Jalan Cenderawasih Timika, Sabtu (6/12/2025). ANTARA/Marsel Balawanga
