Sorong (ANTARA) - Dinas Pertanian Kota Sorong memberikan pelatihan budi daya sayuran kepada penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Self Help Group (SHG) di Kelurahan Malaingkedi untuk meningkatkan ketrampilan dan kemandirian penyandang disabilitas melalui pemanfaatan pekarangan rumah.
Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong Nelwan Hara di Sorong, Jumat, mengatakan bahwa pelatihan difokuskan pada teknik budi daya sayuran menggunakan media polybag yang dinilai sederhana, mudah diterapkan, aman, serta sesuai dengan kemampuan para peserta meskipun memiliki keterbatasan fisik maupun mental.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin berbagi pengetahuan tentang teknik budi daya sayuran yang praktis dan mudah diawasi. Metode polybag kami pilih, karena relatif aman dan sangat mudah diterapkan oleh teman-teman penyandang disabilitas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi langsung melakukan praktik penanaman.
Dinas Pertanian membawa bibit sayuran, seperti tomat, cabai dan terong yang sudah siap tanam. Peserta diajarkan cara mengisi media tanam, menanam bibit, menyusun polybag di rak sederhana, hingga perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.
“Kami memang sengaja tidak banyak membahas teori. Pada pelatihan ini langsung praktik, supaya mereka benar-benar paham dan bisa mempraktikkannya kembali di rumah masing-masing,” ujarnya.
Dia mengatakan antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Meski memiliki keterbatasan, para penyandang disabilitas menunjukkan semangat dan kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di sektor pertanian skala rumah tangga.
"Ke depan, kita akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan pertanian sederhana agar penyandang disabilitas memiliki keterampilan, kemandirian ekonomi, serta kesempatan yang setara dalam pembangunan di Kota Sorong," ujarnya.
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.