Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya, menganggarkan Rp12 miliar untuk pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Remu, yang ditargetkan rampung dan diresmikan pada Juni 2026.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat di Sorong, Rabu, menjelaskan bahwa dana yang telah disiapkan itu untuk keseluruhan pembangunan RTP hingga selesai guna menghadirkan ruang representatif sekaligus memperkuat citra Kota Sorong sebagai kota hijau dan modern di kawasan Papua Barat Daya.
"Tahap pertama proyek ditargetkan selesai dalam waktu dekat sebelum dilanjutkan ke proses lelang berikutnya. Anggaran sudah kami siapkan sekitar Rp12 miliar hingga proyek ini selesai," ujarnya.
Menurut dia, pembangunan RTP merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan ruang terbuka yang nyaman, aman, dan fungsional bagi masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan ruang terbuka publik yang benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Dia mengatakan Kota Sorong membutuhkan ruang bersama yang dapat digunakan warga untuk bersosialisasi, bersantai, berolahraga, hingga menyalurkan aktivitas kreatif seperti fotografi dan kegiatan komunitas.
RTP yang sebelumnya dikenal sebagai RPT Remu ini akan berganti nama menjadi RTP Losari.
Lokasinya berada di kawasan Terminal Remu, Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Remu Selatan, Distrik Sorong Manoi, dengan total luas mencapai 5.450 meter persegi atau sekitar setengah hektare.
Dari total luasan tersebut, sekitar 3.400 meter persegi diperuntukkan bagi fasilitas publik, sementara 2.050 meter persegi dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).
Lobat menjelaskan berdasarkan laporan konsultan dan Dinas Cipta Karya, progres pembangunan tahap awal telah mencapai 90 persen dan saat ini memasuki tahap perataan akhir.
Dia mengatakan RTP Remu akan dilengkapi berbagai fasilitas publik, antara lain gedung pengelola, terminal transit, lapangan multifungsi, area parkir, playground anak, koridor pedestrian, Tugu Tifa, serta jembatan pemantau yang terhubung dengan pos jaga kawasan.
Selain itu, kawasan ini juga akan memiliki jogging track, taman-taman tematik, air mancur, serta area parkir yang mampu menampung sekitar 50 kendaraan roda empat.
Lapangan multifungsi disiapkan untuk mendukung kegiatan olahraga maupun aktivitas sosial dan kemasyarakatan.
"Ruang ini memang sejak awal diperuntukkan sebagai ruang terbuka publik, sehingga tidak mengganggu lingkungan. Justru kehadirannya akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Kota Sorong," jelas Lobat.
Ia berharap RTP Remu nantinya menjadi pusat aktivitas warga, tempat berkumpul keluarga, sarana rekreasi, sekaligus ruang interaksi sosial yang hidup dan ramah lingkungan.
"Pemerintah harus bergerak cepat membuka ruang-ruang terbuka untuk umum, agar masyarakat memiliki tempat yang layak untuk beraktivitas dan bersosialisasi," ujarnya.
Kota Sorong anggarkan Rp12 miliar bangun RTP Remu
Rabu, 7 Januari 2026 12:47 WIB
Wali Kota Sorong Septinus Lobat dan Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim bersama OPD terkait meninjau progres pembangunan RTP di Kota Sorong, Selasa (6/1/2026). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
