Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyatakan Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu solusi untuk mencegah terulangnya tragedi siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang dilaporkan meninggal dunia akibat bunuh diri.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, dia mengatakan bahwa peristiwa tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak tentang pentingnya memastikan akses pendidikan yang adil dan layak bagi seluruh anak Indonesia, terutama dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah, menurut dia saat ini tengah menjalankan Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan.

Program Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 dan 2, agar tetap dapat mengakses pendidikan tanpa hambatan ekonomi.

Dalam pelaksanaannya, proses rekrutmen calon siswa dilakukan secara aktif oleh tim di lapangan dengan mendatangi langsung rumah calon siswa untuk memastikan kondisi sosial ekonomi keluarga yang bersangkutan.

Data calon siswa tersebut kemudian disahkan oleh bupati atau wali kota sebelum diserahkan kepada Kementerian Sosial guna memastikan proses seleksi berjalan transparan dan tepat sasaran.

Agus juga meminta pemerintah daerah proaktif melakukan pemutakhiran data keluarga kurang mampu dan segera mengusulkannya melalui Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial agar ketidaktepatan data dalam DTSEN dapat segera diperbaiki.

Terkait pengembangan Sekolah Rakyat, pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki minimal satu Sekolah Rakyat. Pemerintah daerah juga diminta segera mengusulkan penyediaan lahan sebagai tahap awal pembangunan.

Menurut Agus, semakin banyak Sekolah Rakyat yang dibangun, semakin besar peluang anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk bersekolah, sehingga tragedi serupa seperti yang terjadi di Ngada tidak kembali terulang di masa mendatang.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sekolah Rakyat solusi cegah terulangnya tragedi siswa di NTT

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026