Sorong (ANTARA) - Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau mengajak seluruh masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat toleransi, menjaga kebersamaan, serta menciptakan suasana aman dan damai di wilayah tersebut.

"Saya atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan kepada seluruh umat Muslim, khususnya yang berada di provinsi ini," ucapnya di Sorong, Rabu.

Ia mengajak masyarakat untuk memaknai Ramadhan sebagai momen mempererat kolaborasi dan meningkatkan rasa saling menghormati antarumat beragama.

Menurutnya, semangat kebersamaan perlu terus dijaga agar keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat Daya tetap terpelihara.

“Ramadhan hendaknya menjadi waktu untuk memperkuat toleransi dan saling menghargai, sehingga saudara-saudara kita umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan khusyuk,” ujarnya.

Selain itu, Wagub juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama bulan suci.

Ia mengimbau agar peredaran minuman keras (miras) dapat dibatasi guna mencegah potensi gangguan ketertiban yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.

"Pihak-pihak yang memiliki izin usaha, tetap mematuhi ketentuan serta mengendalikan distribusi miras secara bertanggung jawab," ujarnya.

Wagub turut mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi menjaga situasi tetap kondusif sepanjang Ramadhan.

Dia yakin bahwa dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, suasana aman, damai, dan penuh toleransi dapat terus terjaga selama bulan suci Ramadhan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP), Vicente Baay mengatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian termasuk Polda Papua Barat Daya untuk bersama melaksanakan patroli penertiban penjualan minuman keras selama masa Ramadhan berlangsung.

"Kita akan memasifkan patroli rutin di seluruh wilayah khususnya di Kota Sorong untuk memastikan peredaran minuman keras bisa teratasi," katanya.

Pihaknya juga siap memberikan sanksi tegas jika dalam pemantauan dan patroli ditemukan penjual mendistribusikan minuman keras kepada masyarakat.

"Kita siap tindak penjual yang dengan leluasa mendistribusikan minuman keras selama masa puasa berlangsung," katanya.

Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terjamin dan kondusif.



Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026