Timika (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, berkomitmen membenahi pengelolaan air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah setempat.

Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Selasa, mengatakan pengelolaan air bersih harus ditangani dengan tepat agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

“Air minum yang sehat sangat penting sekali untuk masyarakat kami, sehingga harus dikelola dengan baik,” kata Johannes Rettob.

Dia mengatakan komitmen pemerintah untuk mengelola air bersih secara optimal dan profesional diwujudkan dengan mengundang PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani, salah satu Badan Usaha Milik Daerah yang berpengalaman dalam melayani penyediaan air bersih di Kota dan Kabupaten Jayapura.

Selain pengelolaan air bersih yang masih harus terus dioptimalkan, kata dia, kesadaran masyarakat Mimika untuk menjaga infrastruktur air bersih yang telah dibangun juga harus ditingkatkan.

Ia menyebut investasi pemerintah untuk membangun infrastruktur air bersih ini cukup besar, sehingga masyarakat harus memiliki kesadaran untuk merawat fasilitas yang sudah dibangun.

Dia berharap melalui pertemuan bersama dengan berbagai pihak dapat menemukan solusi yang tepat dalam mengelola air bersih.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mimika Inosensius Yoga Pribadi menjelaskan pertemuan yang dilakukan kali ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani dan PUPR Mimika saat melakukan studi banding ke perusahaan tersebut.

“Di sana mereka menjelaskan bagaimana pengelolaan air bersih secara profesional, dan kami juga mendapatkan banyak masukan bahwa air bersih yang sudah terbangun sebaiknya dikelola secara profesional oleh lembaga tersendiri,” kata Yoga.

Ia menambahkan, PUPR Mimika mendukung penuh langkah agar pengelolaan air bersih di Mimika dilakukan oleh perusahaan profesional.

"Secara infrastruktur menjadi tanggung jawab kita membangun, tetapi setelah infrastruktur terbangun diserahkan kepada pihak perusahaan profesional untuk mengelola, merawat, hingga melayani masyarakat," kata Yoga.

Ia menambahkan saat ini Pemkab Mimika telah memasang 14.000 jaringan sambungan rumah.

"Sementara yang sudah dialiri air sebanyak lebih dari 9.000 sambungan rumah," ujarnya.

Ia menjelaskan sumber air yang melayani wilayah perkotaan Timika berasal dari Kuala Kencana dan telah memenuhi standar air bersih Kementerian Kesehatan.
 



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026