Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Maybrat tetap merealisasikan penyerahan 546 surat keputusan aparatur sipil negara formasi 2021 yang terdiri atas calon pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di tengah kebijakan efisiensi dan keterbatasan anggaran daerah,

Bupati Maybrat Karel Murafer dalam keterangannya di Sorong, Rabu, mengatakan realisasi penyerahan surat keputusan (SK) tersebut merupakan hasil perjuangan panjang sejak pengusulan formasi pada 2021.

Menurut dia, proses tersebut tidak mudah karena harus menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah yang terbatas.

"Ini bukan proses yang singkat. Kami harus memastikan kesiapan anggaran sebelum SK diserahkan. Puji Tuhan, bapak ibu telah resmi menerima SK sebagai CPNS dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maybrat," ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen memenuhi hak para tenaga honorer yang telah lama menantikan kepastian status sebagai ASN.

Dari total 546 SK yang diserahkan, sebanyak 392 orang merupakan CPNS dan sisanya PPPK, terutama untuk sektor pendidikan dan kesehatan yang menjadi prioritas pelayanan dasar masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari Basuki Ari Wicaksono mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Maybrat yang tetap melaksanakan penyerahan SK, meski menghadapi keterbatasan anggaran.

"Kami merasa bangga karena masih ada beberapa daerah yang belum dapat melaksanakan penyerahan SK akibat keterbatasan fiskal. Apa yang dilakukan Pemkab Maybrat ini merupakan komitmen nyata," katanya.

Basuki menjelaskan bahwa formasi 2021 tersebut telah melalui proses panjang dan menjadi penantian para tenaga honorer.

Ia menegaskan sejak diterimanya SK, para penerima resmi menyandang status sebagai ASN dengan tanggung jawab besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Status ASN bukan sekadar kebanggaan, tetapi amanah. Yang ditunggu selanjutnya adalah peningkatan kinerja, disiplin, dan loyalitas dalam mendukung program pembangunan daerah," ujarnya.

Bupati juga mengingatkan para ASN agar bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga integritas sebagai aparatur negara.

Di tengah keterbatasan anggaran, tambah bupati, momentum tersebut menjadi komitmen penting Pemerintah Kabupaten Maybrat dalam memperkuat sumber daya aparatur guna mendukung pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.
 



Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026