Timika (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah terus berupaya mengeliminasi penyakit malaria di wilayah itu dengan melaksanakan dua juta tes malaria bagi warga pada 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Rizal Ubra di Timika, Rabu, mengatakan penanganan malaria menjadi salah satu fokus kegiatan yang akan dilaksanakan tahun ini.
"Target kita dua juta tes malaria tahun ini. Malaria di Mimika pada 2025, mengalami penurunan, dari satu juta tes yang kita lakukan, rata-rata kasus positif hanya 15 persen dari 22 persen pada tahun 2024," kata Reynold.
Ia menyebut dengan adanya penurunan kasus malaria di tahun 2025 menandakan bahwa upaya eliminasi malaria yang dilakukan oleh Pemkab Mimika terus memberikan hasil positif.
Ia mengatakan selain melakukan tes, Dinkes Mimika juga melaksanakan pengendalian vektor malaria dengan membersihkan tempat-tempat perindukan nyamuk secara efektif dengan melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga dapat mengurangi populasi nyamuk malaria.
"Bagaimana kami melakukan itu, kami meningkatkan fungsi puskesmas pembantu (Pustu), kemudian kami juga bermitra dengan kader kesehatan di kampung-kampung untuk bersama-sama dalam pengendalian vektor," kata Reynold.
Ia menambahkan Dinkes Mimika juga akan mendistribusikan obat malaria di seluruh fasilitas kesehatan di daerah itu, baik milik pemerintah maupun swasta.
"Supaya masyarakat mudah mengakses, deteksi dan pengobatan sesuai standar," kata Reynold.
Pewarta: Marselinus NaraEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.