Timika (ANTARA) - Lintasarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses digital nasional, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui ekspansi di Palapa Ring Timur.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun fondasi pemerataan digital Indonesia di tengah percepatan transformasi digital di berbagai sektor.
Sebagai perusahaan Information and Communication Technology (ICT) yang telah berdiri sejak 1988, Lintasarta memiliki pengalaman panjang dalam menyediakan solusi teknologi informasi, komunikasi data, serta layanan managed services bagi berbagai sektor industri di Indonesia. Dukungan infrastruktur dengan jaringan yang luas dan berkualitas, Lintasarta terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan konektivitas yang semakin kompleks.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri terhadap konektivitas berkapasitas tinggi untuk mendukung pengembangan Artificial Intelligence (AI), analitik data, serta otomasi bisnis, peran jaringan yang stabil dan menjangkau seluruh wilayah menjadi semakin krusial. Untuk itu, Lintasarta melakukan ekspansi jaringan dengan memanfaatkan infrastruktur Palapa Ring Timur sebagai salah satu solusi strategis dalam memperluas jangkauan layanan hingga ke kawasan Indonesia Timur.
Sebagaimana disampaikan dalam dokumentasi youtube Palapa Timur Telematika, yakni Badan Usaha Pelaksana dari Proyek Palapa Ring Timur, Lintasarta telah memanfaatkan sejumlah titik pada proyek tersebut, yang diantaranya melintasi kawasan strategis seperti Alor, Wetar, Tiakur, Tual, Dobo, hingga Timika, yang selama ini memiliki keterbatasan akses jaringan. Sehingga, Lintasarta dapat menghadirkan konektivitas yang lebih stabil, berkapasitas tinggi, serta menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit diakses.
“Dengan kehadiran Palapa Ring Timur, kami dapat menjangkau dan mendeliver layanan hingga ke wilayah paling timur Indonesia. Hal ini tidak hanya membuat biaya bisnis menjadi lebih kompetitif, tetapi juga memungkinkan kami untuk menghadirkan layanan yang lebih optimal, stabil, dan berkualitas bagi pelanggan,” ujar Norman De Achmad, Head of Maluku Papua Operation Lintasarta.
Akses konektivitas yang semakin luas dan berkualitas diharapkan dapat memperkuat ekosistem digital, meningkatkan efisiensi operasional pelaku usaha, serta membuka peluang inovasi di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata.
Selain itu, pemerataan akses digital juga berperan dalam mempercepat pemerataan digital di masyarakat, sehingga lebih banyak komunitas di wilayah 3T yang dapat terhubung dengan layanan digital, baik untuk kebutuhan komunikasi, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi. Dengan demikian, keberadaan Palapa Ring Timur tidak hanya meningkatkan kualitas jaringan, tetapi juga menjadi dasar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional. (*)
Lintasarta perkuat pemerataan akses digital nasional melalui ekspansi di Palapa Ring Timur
Senin, 9 Maret 2026 16:23 WIB
Head of Maluku Papua Operation Lintasarta, Norman De Achmad. ANTARA/HO-Palapa Ring Timur
