Manokwari (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Manokwari, Papua Barat memberikan santunan kepada 100 anak yatim saat menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di Manokwari, Senin sore itu, turut melibatkan Tim Pembina Posyandu Manokwari dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Manokwari, sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi mitra strategis pemerintah daerah.
Ketua Tim Penggerak PKK Manokwari Febelina Indou mengatakan Ramadhan merupakan bulan yang sarat dengan pelajaran kehidupan bagi umat untuk menumbuhkan kesabaran, ketulusan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Bulan Ramadhan mengajarkan kita semua tidak hanya memperkuat hubungan dengan Allah SWT, tetapi mempererat hubungan dengan sesama manusia,” ujar dia.
Menurut dia, kaum perempuan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan keluarga dan masyarakat yang harmonis, terutama untuk menanamkan kepedulian sosial kepada generasi muda di wilayah Manokwari.
Kehadiran anak-anak yatim dalam kegiatan buka puasa bersama menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya kasih sayang dan perhatian kepada kelompok rentan atau kaum yang membutuhkan uluran tangan.
“Semua anak-anak tanpa terkecuali adalah generasi masa depan yang harus mendapat dukungan, bimbingan dan doa supaya tumbuh menjadi sosok yang membawa kebaikan bagi daerah,” ujarnya.
Febelina mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Manokwari memanfaatkan Ramadhan sebagai kesempatan memperkuat persatuan, kebersamaan, serta semangat saling berbagi di tengah keberagaman.
“Pemberian santunan dan bingkisan ini menjadi wujud nyata cinta kasih dan kepedulian bagi sesama,” ucap dia.
Bupati Manokwari Hermus Indou mengapresiasi inisiatif Tim Penggerak PKK bersama Dekranasda serta tim posyandu yang telah menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama dengan ratusan anak yatim.
Kegiatan itu, katanya, tidak hanya bersifat seremonial melainkan implementasi moderasi, kerukunan, dan toleransi antar-umat beragama yang merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Keberagaman merupakan anugerah Tuhan yang harus dihormati dan dijaga bersama supaya kita semua hidup dengan rukun dan damai,” ucap dia.
Pewarta: Fransiskus Salu WekingEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.