Nabire (ANTARA) - Komandan Kodim 1705/Nabire Letkol Dwi Palwanto Tirtamentari mendorong peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
“Babinsa yang bertugas di tingkat desa memiliki kemampuan memetakan potensi wilayah, termasuk ketersediaan komoditas pangan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program MBG,” kata Dwi di Nabire, Selasa.
Ia menjelaskan, pemanfaatan komoditas lokal tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi bagi penerima manfaat, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Babinsa dapat berperan sebagai pemberi informasi kepada SPPG terkait potensi bahan pangan di wilayahnya sehingga SPPG dapat membeli langsung dari masyarakat.
“Dengan begitu, program MBG tidak hanya memberi manfaat kepada anak-anak, tetapi juga membantu memutar roda ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengakui peran Babinsa dalam pengawasan program MBG belum berjalan maksimal karena keterbatasan jumlah personel.
“Di setiap desa atau kelurahan hanya ada satu Babinsa, sementara program yang harus dikawal cukup banyak, tidak hanya MBG,” katanya.
Selain program MBG, kata dia, Babinsa juga terlibat dalam pengawasan berbagai program nasional lain seperti ketahanan pangan dan koperasi desa merah putih (KDMP), sehingga pengawasan tidak dapat difokuskan sepenuhnya pada satu program.
Ia menambahkan, pengawasan program MBG membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“SPPG sudah berjalan, tetapi perlu ditingkatkan pengawasan serta partisipasi masyarakat, termasuk bagaimana SPPG dapat merangkul masyarakat untuk menyediakan komoditas lokal,” ujarnya.
Pewarta: Ali Nur IchsanEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026