Nabire (ANTARA) - PT Pelni Cabang Nabire mencatat sebanyak 3.350 penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Nabire telah memanfaatkan program diskon tiket Lebaran sebesar 30 persen selama periode arus mudik 6–22 Maret 2026.

Kepala PT Pelni Cabang Nabire Robby Munardi di Nabire, Rabu mengatakan, jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang kapal reguler maupun kapal perintis yang dilayani selama masa mudik.

“Penumpang yang berangkat cukup tinggi dan terbantu dengan adanya diskon tiket Lebaran sebesar 30 persen,” ujarnya.

Ia merinci, penumpang kapal reguler mencapai 3.198 orang, terdiri atas KM Dobonsolo pada 6 Maret sebanyak 609 penumpang, KM Labobar pada 9 Maret sebanyak 427 penumpang.

Selanjutnya, KM Gunung Dempo pada 12 Maret tujuan Jayapura mengangkut 954 penumpang, serta pada 15 Maret tujuan ke Indonesia barat sebanyak 1.208 penumpang.

“Arus mudik terpadat terjadi pada tanggal 15 Maret, dimana KM Gunung Dempo rute terakhir dari Nabire ke Indonesia barat mengangkut 1.208 penumpang,” katanya.

Selain itu, kapal perintis turut melayani 152 penumpang, yakni KM Sabuk Nusantara 81 pada 9 Maret sebanyak 35 penumpang, kemudian pada 16 Maret sebanyak 8 penumpang.

Selanjutnya, KM Sabuk Nusantara 58 pada 20 Maret mengangkut 10 penumpang, dan KM Sabuk Nusantara 81 pada 22 Maret sebanyak 99 penumpang.

Robby menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum mencatat arus balik penumpang karena kapal pertama yang mengangkut penumpang arus balik dijadwalkan tiba di Nabire pada 27 Maret 2026 menggunakan KM Labobar.

"Melalui program diskon ini, Pelni berkomitmen untuk terus menyediakan layanan transportasi laut yang aman, nyaman dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Untuk pelayanan arus mudik di Indonesia, Pelni berhasil mencatat kinerja positif selama periode arus mudik Lebaran 1447 H keberangkatan 6 hingga 22 Maret 2026 dengan melayani total 316.602 penumpang.

Angka ini mencapai 100,5 persen jika dibandingkan realisasi penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 315.128 penumpang.

Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa puncak arus mudik telah terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran dengan realisasi sebanyak 31.255 penumpang.

Pada periode arus balik Lebaran dengan keberangkatan 23 Maret hingga 6 April 2026, PELNI telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadirkan Mudik Nyaman Bersama. Upaya tersebut antara lain penguatan koordinasi dengan stakeholder, penambahan personel pelayanan dan tenaga pengamanan, serta memastikan kelaiklautan armada guna menjaga kelancaran perjalanan penumpang.

“Per tanggal 23 Maret 2026, total penjualan tiket untuk periode arus balik telah mencapai 171.438 tiket. Puncak arus balik kami prediksi akan terjadi pada 2 April 2026 dengan proyeksi sebanyak 27.009 penumpang,” tambahnya.

Ditto juga mengimbau pemudik yang belum memiliki tiket untuk segera memesan melalui kanal resmi PELNI agar terhindar dari risiko kehabisan kuota dan tiket tidak resmi.
 



Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026