Sorong (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyiapkan program wisata gratis bagi atlet dan ofisial mancanegara yang mengikuti ajang AVC Beach Volleyball Asia Pasifik di Raja Ampat, sebagai bagian dari promosi pariwisata melalui momentum sport tourism.
Kepala Dinas Pariwisata Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo, di Sorong, Selasa, mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah provinsi dengan Andau Resort Raja Ampat guna memberikan pengalaman berwisata secara langsung kepada peserta dari 10 negara.
Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkenalkan Papua Barat Daya, khususnya Raja Ampat, sebagai destinasi wisata kelas dunia, tidak hanya melalui ajang olahraga, tetapi juga pengalaman wisata yang komprehensif.
Program itu mencakup fasilitas perjalanan menggunakan speedboat dari Waisai menuju sejumlah destinasi unggulan, antara lain Pianemo dan Pasir Timbul, serta kegiatan snorkeling dan makan siang di kawasan resor.
Selain itu, peserta juga diajak mengunjungi Kampung Arborek untuk melihat aktivitas masyarakat lokal sekaligus potensi kerajinan dan budaya setempat.
Program wisata gratis tersebut berlangsung selama pelaksanaan kejuaraan dengan kuota sekitar 20 atlet dan ofisial setiap hari.
Menurut Yusdi, konsep yang diusung merupakan pendekatan sport tourism, yakni mengintegrasikan kegiatan olahraga dengan promosi pariwisata guna memperluas jangkauan pemasaran destinasi.
Ia menambahkan, peserta yang mengikuti program tersebut didorong untuk membagikan pengalaman melalui media sosial sebagai bagian dari strategi promosi digital.
“Kami berharap para atlet dan ofisial dapat membagikan pengalaman mereka sehingga semakin banyak masyarakat dunia mengenal keindahan Raja Ampat,” ujarnya.
Yusdi menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata menjadi faktor penting dalam memaksimalkan momentum kegiatan internasional untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Ia berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal di Raja Ampat.
