Sorong (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya terus mengoptimalkan penerapan digitalisasi pada satuan pendidikan guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa menghadapi perkembangan teknologi.

Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kabupaten Tambrauw Karel Nauw di Sorong, Jumat, mengatakan upaya digitalisasi dilakukan secara bertahap melalui penyediaan sarana prasarana teknologi informasi di sekolah-sekolah, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah.

“Pemerintah daerah terus mendorong digitalisasi di setiap satuan pendidikan. Kami sudah menyalurkan bantuan komputer dan laptop ke sekolah-sekolah agar proses pembelajaran berbasis teknologi bisa berjalan,” kata dia.

Ia menjelaskan penerapan digitalisasi juga terlihat dalam pelaksanaan tes kompetensi akademik (TKA) yang telah menggunakan sistem berbasis komputer di 16 SMP di Kabupaten Tambrauw.

Menurut dia, penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari, mengingat tuntutan zaman yang mengharuskan generasi muda memiliki kemampuan di bidang digital.

“Anak-anak sekarang harus mampu menguasai teknologi. Karena itu, kami tidak punya pilihan selain mendorong sekolah untuk beradaptasi dengan sistem digital,” ujarnya.

Meski demikian, Karel mengakui bahwa penerapan digitalisasi di sejumlah sekolah masih menghadapi kendala, terutama terkait dengan keterbatasan jaringan internet di beberapa wilayah.

“Fasilitas komputer sebagian besar sudah tersedia, tetapi jaringan masih menjadi tantangan. Ini yang terus kami upayakan bersama agar ke depan bisa lebih optimal,” katanya.

Selain itu, katanya, beberapa sekolah yang belum memiliki ruang laboratorium komputer secara khusus masih memanfaatkan ruang kelas sebagai tempat pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi.

Dia memastikan terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan dukungan teknologi di sektor pendidikan agar digitalisasi dapat diterapkan secara merata di seluruh wilayah, termasuk daerah yang sebelumnya terdampak gangguan keamanan.



Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026