Timika (ANTARA) - Para distributor LPG di Timika, Papua Tengah meminta PT Pertamina (Persero) Patra Niaga menambah kuota pembelian bahan bakar gas itu untuk memenuhi kebutuhan warga setempat yang terus meningkat.

Direktur Utama PT Mitra Indimatam Andi Tajerimin di Timika, Rabu, mengatakan selaku salah satu distributor LPG di wilayah Timika, perusahaannya mendatangkan LPG dari Makassar, Sulawesi Selatan dengan kuota yang sangat terbatas.

"Pertamina membatasi pembelian LPG dari agen untuk wilayah Mimika. Kami tidak tahu apa alasannya, tapi karena adanya pembatasan tersebut maka situasi kelangkaan bahan bakar LPG di Timika masih akan terus terjadi," kata Tajerimin.

Ia mengatakan PT Mitra Indimatam telah mengembalikan sebanyak 5.000 tabung kosong sekaligus membayar kepada PT Pertamina Patra Niaga di Makassar untuk bisa mengisi kembali LPG agar dikirim ke Timika.

Namun hingga sekarang pihak Pertamina Patra Niaga tidak bisa merealisasikan semua permintaan tersebut.

"Kami dijanjikan hari Kamis (16/4/2026) nanti sebanyak 700 tabung, lalu sisanya mau di kemanakan? Sementara permintaan LPG di Timika sekarang ini sangat besar dan stok yang tersedia sudah semakin menipis," jelasnya.

Menurut Tajerimin, kapal milik PT Indimatam Grup saat ini sedang berlayar menuju Pelabuhan Makassar dengan mengangkut 8.000-an tabung kosong ukuran 12 kilogram (kg), 2.000 tabung kosong ukuran 5,5 kg dan 1.000 tabung kosong ukuran 50 kg.

Ia mengakui stok LPG yang tersedia di gudang PT Mitra Indimatam di kawasan Nawaripi, Distrik Wania, Timika kini semakin menipis.

Jika kondisi tersebut tidak segera disikapi oleh pihak Pertamina Patra Niaga maka berpotensi terjadi kelangkaan LPG di Timika dalam beberapa bulan ke depa.

Setiap hari PT Mitra Indimatam menyalurkan (menjual) LPG sebanyak 250 tabung dari berbagai ukuran dengan harga normal yaitu Rp350.000 untuk ukuran tabung 12 kg, Rp210.000 untuk ukuran tabung 5,5 kg dan Rp1,6 juta untuk ukuran tabung 50 kg.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat. Kami tidak mau mengambil kesempatan di saat masyarakat lagi susah," kata mantan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Mimika itu.

Selain PT Mitra Indimatam, terdapat dua distributor resmi penjualan LPG di Timika.

Pihak Pertamina Patra Niaga hingga kini belum bisa dimintai tanggapannya terkait masalah kelangkaan LPG di wilayah Timika.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika Sabelina Fitriani meminta konsumen pengguna LPG di Timika agar tidak panik sebab dalam waktu dekat akan masuk sebanyak 4.000 tabung LPG ukuran 12 kg dan 50 kg di Pelabuhan Pomako Timika.

"Stok yang ada sebanyak 4.000 tabung LPG yang sudah tersedia di Timika bisa mencukupi hingga akhir bulan. Nanti akan ada pasokan lagi pada 25 April," kata Sabelina.
 



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026