Timika (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Papua Tengah melakukan upaya pemerataan penempatan guru sekolah mulai dari kota hingga kampung di wilayah itu.

Kepala Dinas Pendidikan Mimika Antonius Welerubun di Timika, Kamis, mengaku telah meninjau beberapa sekolah dalam Kota Timika dan menemukan kelebihan guru dalam satu sekolah.

"Saya sudah melakukan kunjungan ke tujuh sekolah dalam Kota Timika dan saya melihat ada penumpukan guru dalam kota," ujarnya.

Ia mengatakan kondisi ini harus segera dibenahi karena masih banyak sekolah negeri dan swasta di wilayah pinggiran kota, pesisir, dan pegunungan Mimika kekurangan guru.

"Kita akan melakukan pendataan dari kota ke kampung dan kita akan melakukan distribusi guru secara merata sesuai dengan analisa kebutuhan yang ada" ujarnya.

Dengan penempatan guru yang merata di sekolah-sekolah di Mimika mulai dari kota hingga kampung-kampung di wilayah pesisir dan pegunungan Mimika, akan membantu seluruh proses belajar anak di sekolah, baik negeri maupun swasta, di wilayah itu.

Bukan hanya penempatan guru, katanya, gedung sekolah mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), SD, SMP, dan SMA juga akan dibangun di kampung yang belum memiliki gedung sekolah.

"Kami tidak akan bangun sekolah di kampung yang sudah miliki sekolah swasta. Kenapa karena salah satunya akan macet. Kami perlu mendukung sekolah yang sudah jalan. Kami memberikan dukungan anggaran, termasuk juga penempatan tenaga pendidik," ujarnya.

Ia mengatakan yayasan yang membangun sekolah di wilayah pegunungan dan pesisir sebagai mitra pemerintah dalam membangun pendidikan di tanah Mimika.

"Kita tidak boleh bersaing antara pemerintah dengan swasta yang dibangun oleh yayasan. Kenapa? Karena salah satunya akan macet, kita harus saling mendukung," ujarnya.
 



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026