Timika (ANTARA) - PT Freeport Indonesia (PTFI) berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah dan Keuskupan Timika dalam upaya membangun dan memajukan dunia pendidikan di wilayah tersebut.

Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI Nathan Kum di Timika, Minggu, mengatakan kegiatan lokakarya pendidikan yang diselenggarakan Keuskupan Timika baru-baru ini sangat positif untuk dapat memetakan apa saja persoalan yang menghambat kemajuan dunia pendidikan di Mimika dan Papua secara umum, sekaligus mencari solusi bagaimana menangani permasalahan tersebut.

Nathan menyebut penanganan sektor pendidikan membutuhkan kerja sama dan kolaborasi semua pihak baik pemerintah, yayasan pendidikan swasta, lembaga keagamaan (gereja), termasuk perusahaan seperti PTFI dan juga Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).

"Selama ini kami sudah bekerjasama dan kita akan terus bekerja sama untuk membangun dan memajukan pendidikan di Mimika. Kami dari PTFI sangat mendukung kegiatan lokakarya pendidikan yang dilaksanakan oleh Keuskupan Timika," ujarnya.

Menurut dia, sejumlah rekomendasi yang dihasilkan melalui lokakarya yang berlangsung di Hotel Swis Belin Timika selama tiga hari sejak Selasa (14/4) hingga Kamis (16/4) itu akan menjadi rujukan bagi Keuskupan Timika maupun Pemkab Mimika dalam mengambil kebijakan terhadap pembangunan bidang pendidikan, terutama bagi generasi muda Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan Papua di Mimika.

Beberapa rekomendasi hasil lokakarya pendidikan yang diselenggarakan oleh Keuskupan Timika, antara lain terkait perbaikan tata kelola pendidikan, penguatan tenaga kependidikan, penyusunan peta jalan (road map) jangka  jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, serta aspek pendanaan.

Nathan berharap berbagai rekomendasi yang dihasilkan melalui lokakarya pendidikan tersebut bisa segera diimplementasikan sehingga kualitas dunia pendidikan di Mimika terutama di wilayah pegunungan dan pesisir pantai sebagai basis komunitas warga asli Papua dari Suku Amungme dan Kamoro bisa berkembang lebih baik lagi.

​​​​​​​Untuk diketahui, Keuskupan Timika melalui Pengurus Sekolah Wilayah (PSW) Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Tillemans hingga kini mengelola puluhan sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Sebagian besar sekolah-sekolah tersebut berada di kampung-kampung wilayah pesisir pantai mulai dari Distrik Mimika Barat Jauh hingga Distrik Mimika Timur Jauh dan Agimuga.

 



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026