Timika (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah siap memberangkatkan 120 calon haji 2026 untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Selasa, mengatakan ibadah haji bukan sekadar perjalan biasa melainkan perjalanan spiritual yang sarat dengan makna, pengorbanan, dan kesabaran dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Ia berharap seluruh rangkaian ibadah haji yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar, aman , penuh, keberkahan serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.

Pemkab Mimika bersama Kementerian Haji dan Umrah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji baik dari sisi pembinaan, pelayanan, maupun perlindungan Jamaah.

“Ini merupakan wujud komitmen kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya

Ia berpesan kepada jamaah calon haji agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, serta mengikuti seluruh arahan dan bimbingan dari petugas haji.

Selain itu jamaah calon haji juga diimbau menjaga kekompakan dan kebersamaan, disiplin, tertib dan saling tolong menolong, serta senantiasa menjaga nama baik daerah Mimika.

“Jadikan perjalanan haji ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas dan bertakwa,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika Muhammad Hillal pada penyelenggaraan haji tahun 2026 mengusung komitmen besar yakni haji ramah lansia, disabilitas dan perempuan.

Muhamad memberikan apresiasi kepada Pemkab Mimika , Dinas Kesehatan Mimika, panitia daerah dan seluruh masyarakat atas berbagai dukungan.

Rombongan asal Mimika berjumlah 123 orang terdiri dari 120 calon haji, satu orang petugas pembimbing ibadah kloter, satu orang petugas pembimbing ibadah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan satu orang Pendamping Haji Daerah (PHD).

Setelah dilepas secara resmi oleh Pemkab Mimika, keberangkatan dibagi menjadi dua gelombang dari Timika menuju embarkasi Makassar.
 



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026