Timika (ANTARA) - Akses jalan dari Kampung Kimbeli menuju Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Papua Tengah yang terputus akibat tanah longsor pada Sabtu (25/4) malam telah selesai diperbaiki.
Kepala Distrik Tembagapura Dev Richard Tatiratu di Timika, Kamis, mengatakan ruas jalan tersebut telah selesai diperbaiki dan bisa dilalui masyarakat dan kendaraan roda empat.
“Akses jalan sudah tembus sehingga kendaraan roda dua hingga bus sudah bisa lewat. Tapi dari teman-teman PT Freeport jalan itu harus dilapisi lagi dengan material kasar untuk memperkuat struktur jalan. Hari Sabtu semua sudah normal kembali,”ujarnya.
Pemerintah Mimika dan PT Freeport Indonesia selalu membangun kordinasi selama proses perbaikan jalan tersebut dilakukan sejak terjadinya longsor di wilayah itu.
“Dukungan PT Freeport sangat optimal, sejak peristiwa longsor terjadi pada malam hari , paginya Freeport langsung menerjunkan alat-alat beratnya dan itu berjalan sampai dengan hari ini. Atas nama pemerintah daerah dan Distrik Tembagpura kami mengapresiasi,” ujarnya.
Ia menambahkan Pemerintah Mimika juga telah mengirim bantuan bahan makan kepada warga yang terdampak musibah longsor di wilayah itu.
“Bantuan makan untuk warga yang dikirim oleh pemerintah daerah, hari ini tiba di Tembagapura. Direncanakan akan disalurkan kepada warga besok siang atau Sabtu siang,” ujarnya.
Dev mengatakan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Waa Banti yang sempat mengalami kendala karena akses jalan terputus telah kembali normal.
“Beberapa hari kemarin itu terkendala karena akses jalan terputus. Bahan makan mereka tidak bisa disalurkan, sekarang jalan sudah terbuka dan dari manajemen PT Freeport kerja sama dengan mereka membantu teman-teman di rumah sakit Waa Banti,” ujarnya.
Ia mengesakan selama peristiwa longsoran jalan akibat curah hujan tinggi, pemerintah daerah, PT Freeport Indonesia didukung Kepolisian Sektor Tembagapura dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah terus membangun koordinasi guna memperkuat sinergisitas untuk memperbaiki akses jalan yang terputus.
Pewarta: Marselinus NaraEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.