Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan 31 program prioritas otonomi khusus atau otsus untuk tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otsus dan RKPD yang telah dilaksanakan selama tiga hari, 28 hingga 30 April 2026.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah Eliezer Yogi di Nabire, Kamis, mengatakan penetapan tersebut merupakan hasil pembahasan bersama antara pemerintah provinsi dan delapan kabupaten.
"Hari ini merupakan hari terakhir pelaksanaan Musrenbang Otsus dan RKPD yang dimulai sejak 28 April, dan telah menghasilkan berbagai usulan prioritas pembangunan," kata Eliezer.
Ia menjelaskan dalam Musrenbang Otsus itu, setiap kabupaten mengusulkan lima program prioritas yang difokuskan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, meliputi layanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Dari total 40 usulan yang dihimpun, sebanyak 31 usulan diakomodasi untuk pembiayaan tahun 2027, sementara sembilan usulan lainnya belum dapat ditindaklanjuti.
"Seluruh usulan telah diverifikasi dan diselaraskan dengan kewenangan provinsi serta kemampuan keuangan daerah," ujarnya.
Selain itu, dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 juga dihasilkan 40 usulan prioritas, dengan 32 usulan diakomodasi dan delapan lainnya belum diakomodasi.
Dengan demikian, total usulan yang dihasilkan dalam Musrenbang Papua Tengah sebanyak 80 program prioritas, terdiri atas 40 usulan otsus dan 40 usulan RKPD.
Eliezer menambahkan seluruh hasil musrenbang itu akan dituangkan dalam dokumen perencanaan resmi Pemerintah Provinsi Papua Tengah tahun 2027.
Menurut dia, hasil musrenbang ini mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta partisipasi aktif masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
"Kami berharap perencanaan ini lebih terarah, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah secara nyata," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRP, MRP, forkopimda, dan organisasi perangkat daerah yang telah terlibat aktif dalam seluruh tahapan musrenbang.
"Elaborasi perencanaan ini diharapkan semakin baik ke depan sehingga seluruh program yang disepakati benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Pewarta: Ali Nur IchsanEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.