Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tambrauw memaknai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sebagai peristiwa untuk memperluas layanan pendidikan bagi anak usia sekolah yang tersebar di 12 distrik, sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di wilayah itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tambrauw Karel Nauw di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu, mengatakan sejumlah wilayah bahkan masih tergolong daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sehingga akses pendidikan belum sepenuhnya merata.

"Untuk itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya memperluas jangkauan layanan pendidikan dengan membuka sekolah baru, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP," katanya.

Menurut dia, langkah ini mampu meningkatkan angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, sekaligus memastikan anak usia enam hingga tujuh tahun dapat memperoleh layanan pendidikan secara optimal.

Dia mengatakan bahwa sesuai tema sentral, Hardiknas 2026 menjadi kesempatan untuk memaknai sebagai ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pembangunan sektor pendidikan.

Ia menjelaskan pendidikan berkualitas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau Dinas Pendidikan, tetapi juga memerlukan dukungan pendidik, orang tua, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya.

"Pemerintah Kabupaten Tambrauw menyadari bahwa tantangan utama pendidikan di daerah tersebut terletak pada kondisi geografis yang luas dan sulit dijangkau," katanya.

Selain membuka sekolah baru, Pemkab Tambrauw mengimplementasikan kebijakan Sekolah Sepanjang Hari (SSH) sebagai salah satu strategi peningkatan kualitas pendidikan.

"Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak Yohanes Surya dalam memberikan pelatihan kepada guru dan siswa, khususnya dalam penguatan literasi, numerasi, serta pembentukan karakter," ujarnya.

Dia berharap, berbagai kebijakan dan program tersebut, bisa menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, sekaligus mendorong partisipasi aktif seluruh pihak dalam mewujudkan generasi yang cerdas dan berdaya saing.



Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026