Sorong (ANTARA) - Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menegaskan pelaksanaan latihan dasar (Latsar) bagi 1.028 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 menjadi media penting dalam pembentukan karakter aparatur sipil negara (ASN).
“Latsar ini bukan formalitas. Ini adalah media pembentukan karakter dan tempat saudara mengenal tugas serta dunia kerja sebagai ASN,” kata Elisa Kambu saat membuka kegiatan Latsar CPNS di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Senin.
Menurut dia, kualitas seorang ASN tidak hanya diukur dari tingkat pendidikan atau jabatan yang dimiliki, tetapi dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Kualitas diukur dari layanan yang kita berikan. Kalau melayani orang dengan muka cemberut saja, itu tidak akan memberi dampak baik. ASN harus melayani dengan hati dan senyum supaya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Gubernur mengatakan pelaksanaan Latsar menjadi momentum penting bagi para CPNS setelah melewati proses panjang menunggu pendidikan dasar sebagai syarat pengangkatan ASN.
Ia menyebut proses penantian tersebut merupakan bagian dari ujian mental dan kesabaran bagi seluruh peserta.
“Penantian panjang itu akhirnya terjawab hari ini. Ini menjadi tanda kebangkitan kembali dan peneguhan semangat saudara-saudara bahwa status menjadi ASN semakin dekat,” katanya.
Elisa Kambu menjelaskan, setelah resmi menjadi ASN, setiap pegawai harus memahami adanya aturan, tanggung jawab, dan etika kerja yang wajib dijalankan secara disiplin.
Menurut dia, keberhasilan karier ASN sangat ditentukan oleh kemampuan individu dalam bekerja keras, meningkatkan kompetensi, dan menjaga integritas.
“Kita mulai bersama-sama, tetapi nanti ada yang jalannya cepat, ada yang berlari, ada yang naik motor, mobil bahkan pesawat. Itu ditentukan oleh saudara sendiri bagaimana bekerja keras, disiplin, dan menguasai bidang tugas,” ujarnya.
Ia meminta seluruh peserta terus belajar, mampu menawarkan gagasan, serta membantu pimpinan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Kalau ingin berhasil, saudara harus belajar keras, bekerja keras, disiplin, tertib, dan yang paling penting jujur serta taat,” katanya.
Gubernur juga mengingatkan para peserta bahwa mereka merupakan orang-orang terpilih yang telah berhasil melewati proses seleksi ketat CPNS.
“Banyak yang terpanggil, tetapi saudara yang terpilih. Maka tunjukkan itu melalui kinerja dan tanggung jawab dalam bekerja,” ujarnya.
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.