Sorong (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Sorong menargetkan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat di wilayah Papua Barat Daya rampung pada akhir Mei 2026.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sorong Riyadi Muslim di Sorong, Selasa, mengatakan pihaknya saat ini tengah menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 1.311 ton dan 500 ribu liter minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat.
"Bantuan pangan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar," kata Riyadi.
Ia menjelaskan program bantuan pangan tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meredam lonjakan permintaan pasar yang dapat memicu kenaikan harga bahan pokok.
Menurut dia, progres penyaluran bantuan pangan di wilayah kerja Bulog Sorong hingga kini telah mencapai sekitar 85 persen.
Untuk Kota Sorong, distribusi bantuan pangan telah terealisasi 100 persen dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 31.306 keluarga penerima manfaat (KPM), dengan total bantuan 626.120 kilogram beras dan 125.224 liter minyak goreng.
Sementara, di Kabupaten Sorong, penyaluran telah mencapai sekitar 99 persen dengan jumlah penerima sebanyak 19.466 KPM, terdiri atas 389.320 kilogram beras dan 77.864 liter minyak goreng.
Sedangkan, di Kabupaten Tambrauw, bantuan pangan disalurkan kepada 5.638 penerima manfaat dengan total 112.760 kilogram beras dan 22.552 liter minyak goreng.
Untuk Kabupaten Raja Ampat, bantuan diberikan kepada 9.172 penerima manfaat berupa 183.440 kilogram beras dan 36.688 liter minyak goreng.
"Penyaluran di Tambrauw dan Raja Ampat masih berjalan, begitu juga di Sorong Selatan dan Maybrat yang mulai berjalan dalam beberapa waktu terakhir," ujarnya.
Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di wilayah kerja Bulog Sorong mencapai 65.582 penerima manfaat dengan total bantuan 1.311.640 kilogram beras dan 262.328 liter minyak goreng.
Riyadi menargetkan seluruh penyaluran bantuan pangan tersebut dapat selesai pada 31 Mei 2026.
Selain memastikan kelancaran distribusi bantuan pangan, Bulog Sorong juga menjamin ketersediaan stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat beberapa bulan ke depan.
Saat ini, Bulog Sorong memiliki stok beras medium sebanyak 4.091 ton yang dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan mendatang.
"Stok beras yang tersedia saat ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan," katanya.
Ia berharap program bantuan pangan tersebut dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi di Papua Barat Daya.
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.