Timika (ANTARA) - PT Freeport Indonesia melakukan penebaran kembali (restocking) 10.000 ekor benih ikan baramundi (kakap putih) dan juga 1.000 ekor kepiting bakau (karaka) di Muara Tipuka, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika,Papua Tengah.

Senior Vice President Sustainable Development PTFI Nathan Kum di Timika, Kamis, mengatakan penebaran benih ini merupakan komitmen PT Freeport Indonesia dalam upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

“Selama beroperasi di sini, kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kami berterima kasih banyak dengan pemerintah daerah khususnya yang bergerak dalam bidang perikanan dan juga lingkungan hidup yang selalu mendukung kami dalam kegiatan ini,”kata Nathan.

Kolaborasi bersama pemerintah daerah juga akan terus dibangun ke depan untuk mendorong pengembang perikanan, mangrove serta program-program pengembangan masyarakat di wilayah Mimika.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mimika Clemens Ohoilulin mengatakan pemerintah Mimika mendukung langkah PT Freeport Indonesia dalam melakukan pelepasan benih ikan dan juga kepiting di perairan Mimika.

“Dengan kegiatan ini tentunya sangat membantu para nelayan karena membantu meningkatkan populasi serta persediaan kepiting dan ikan baramundi di perairan Mimika khususnya di Muara Tipuka,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika berencana akan berkolaborasi dengan PT Freeport Indonesia untuk kembali melakukan kegiatan penebaran benih ikan pada 2027 nanti, terutama di sungai, waduk dan juga lokasi-lokasi bekas galian C di Mimika.

Vice President Environmental PT Freeport Indonesia Gesang Setyadi mengatakan pelepasan benih ikan dan juga kepiting ini ke depan akan rutin dilakukan setiap tahun.

“Ini merupakan kegiatan yang kedua yang kami lakukan. Tahun lalu juga kita melepaskan 10.000 bibit baramundi, rencananya setiap tahun akan kita lakukan pelepasan," ujarnya.

Ia mengatakan ikan dan kepiting yang dilepas ini nantinya akan dipantau untuk melihat perkembangan populasinya.

“Di Mimika ini populasinya semakin turun. Nanti kami pertimbangkan untuk tingkatkan lagi jumlahnya,” ujarnya.

Ia mengatakan Ikan baramundi dan kepiting bakau merupakan dua produk perikanan Mimika, memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi bahkan sampai ke pasar internasional

“Kami fokus ke ikan baramundi dan kepiting karena nilai ekonominya sangat tinggi. Untuk kepiting sudah di ekspor ke beberapa negara,” ujarnya.



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026