Aimas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, membangun 18 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) sebagai upaya memperkuat peran koperasi dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat kampung dan kelurahan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sorong Marthen Pajala di Sorong, Rabu, mengatakan pembangunan gerai tersebut merupakan bagian dari pengembangan Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di wilayah itu.
"Saat ini yang sedang dalam proses pembangunan ada 18 gerai. Sebelumnya satu gerai telah diresmikan bersamaan dengan peluncuran program oleh Presiden," katanya.
Ia menjelaskan hingga saat ini terdapat 253 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sorong yang terdiri atas 227 koperasi kampung dan 26 koperasi kelurahan.
Menurut dia, sebagian besar koperasi tersebut telah memiliki lahan atau aset tanah yang siap digunakan sehingga tinggal menunggu proses pembangunan fasilitas pendukung yang dikerjakan oleh pihak terkait.
Meski demikian, operasional koperasi belum berjalan optimal karena masih menunggu pencairan dana permodalan yang direncanakan berasal dari bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
"Pendanaan masih menunggu petunjuk dari kementerian terkait. Jika petunjuk sudah diterbitkan, koperasi dapat mengakses pinjaman sebagai modal awal untuk menjalankan usahanya," ujarnya.
Marthen mengatakan Koperasi Merah Putih diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi di pedesaan melalui penyediaan berbagai kebutuhan masyarakat serta pengembangan usaha produktif.
Koperasi, kata dia, nantinya akan melayani penjualan kebutuhan pokok, distribusi pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta gas LPG bagi masyarakat desa dan kelurahan.
Selain itu, koperasi juga akan berfungsi menampung hasil produksi petani dan anggota koperasi untuk kemudian dipasarkan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
"Untuk mendukung aktivitas tersebut, gerai-gerai koperasi yang dibangun akan dilengkapi dengan fasilitas penyimpanan dingin guna menjaga kualitas produk hasil pertanian dan perikanan," ucapnya.
Ia menilai Kabupaten Sorong memiliki potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan melalui koperasi, antara lain sektor pertanian, peternakan sapi dan ayam, serta pengelolaan hasil hutan seperti rotan dan kayu olahan.
"Koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengelola potensi daerah secara bersama-sama sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh warga," katanya.
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.