Nabire (ANTARA) - Dua wakil menteri yaitu Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti dan Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang mengalokasikan anggaran daerah untuk membangun tiga tower perkantoran guna mendukung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang dibangun pemerintah pusat di Nabire.
Wamen PU Diana Kusumastuti di Nabire, Rabu, mengatakan pembangunan tiga tower perkantoran oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah menjadi langkah strategis untuk mempercepat operasional pusat pemerintahan baru di daerah otonom baru tersebut.
“Kementerian PU tahun ini membangun Kantor Gubernur, DPR Provinsi, dan Majelis Rakyat Papua (MRP). Sedangkan pemerintah provinsi juga ikut membangun tiga tower perkantoran,” katanya.
Menurut dia, pembangunan gedung utama KIPP yang dibiayai APBN dan pembangunan tower perkantoran yang didanai APBD Papua Tengah sama-sama ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Dengan penyelesaian yang bersamaan, kawasan pusat pemerintahan tersebut dapat langsung dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Mudah-mudahan akan menjadi suatu hal yang mendorong berjalannya pemerintahan di Provinsi Papua Tengah sebagai daerah otonom baru,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk yang mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung pembangunan pusat pemerintahan.
Menurut dia, dari empat daerah otonom baru (DOB) di Tanah Papua, Papua Tengah menjadi satu-satunya provinsi yang mengalokasikan APBD untuk mendukung pembangunan KIPP yang sedang dikerjakan pemerintah pusat.
Pembangunan tiga tower perkantoran tersebut merupakan bentuk akselerasi pemerintah daerah dalam menyiapkan infrastruktur pemerintahan yang memadai.
“Pemerintah pusat memang berkomitmen membangun sarana dan prasarana pemerintahan di empat DOB karena kemampuan fiskal daerah masih terbatas. Namun Papua Tengah menunjukkan komitmen kuat untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara, Kepala PUPR Papua Tengah Yulianus Manuel Mambrasar mengatakan pembangunan tiga tower perkantoran merupakan bagian dari pengembangan sentra pemerintahan provinsi yang didanai melalui APBD Papua Tengah.
“Pembangunan tiga tower ini dirancang untuk menampung sejumlah organisasi perangkat daerah sehingga pelayanan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan terpusat,” katanya.
Pekerjaan dilaksanakan oleh KSO PT PP (Persero) Tbk dan PT Penta Rekayasa dengan manajemen konstruksi PT Agrinas Pangan Nusantara KSO PT Pilar Pusaka Inti dengan nilai kontrak Rp384,49 miliar dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.
Pembangunan dilakukan menggunakan sistem design and build, yaitu proses perencanaan dan konstruksi dilakukan secara bersamaan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Ia mengatakan total luas lahan yang digunakan mencapai 68.001 meter persegi dengan total luas bangunan sekitar 18.094 meter persegi.
“Pusat pemerintahan yang representatif sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan publik, koordinasi antar lembaga, serta percepatan pembangunan Papua Tengah,” katanya.
Pewarta: Ali Nur IchsanEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.