Timika (ANTARA) - Bupati Mimika Johannes Rettob menginstruksikan seluruh kepala distrik, kepala kelurahan/kampung, dan ketua RT di wilayah itu lebih fokus dalam penanganan sampah dil lingkungan masing-masing guna mewujudkan Kota Timika yang bersih.
Bupati Joahnnes Rettob di Timika, Jumat, mengatakan masalah sampah di Mimika sampai dengan saat ini masih menjadi hal yang belum diselesaikan secara optimal sehingga dibutuhkan peran serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menangani.
"Saya minta kepada semua distrik, lurah, kepala kampung , ketua RT supaya betul-betul fokus dalam menangani sampah di Mimika. Saya juga minta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Jangan kita lihat orang buang sampah sembarang kita diam saja," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika telah mencanangkan Mimika bersih dan indah dengan melaksanakan kegiatan Jumat bersih, namun partisipasi masyarakat harus ditingkatkan.
"Beberapa bulan ini kami sudah laksanakan Jumat bersih. Saya berharap seluruh masyarakat Mimika ikut serta melaksanakan Jumat bersih ini," ujarnya.
Para pemilik toko yang ada di pinggir jalan utama di Kota Timika juga diminta terlibat kegiatan Jumat bersih di lingkungan masing -masing.
"Yang punya usaha-usaha di pinggir jalan ini mereka sering tidak aktif dalam kegiatan kebersihan lingkungan, mulai hari ini saya berharap keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat untuk bersama sama kita menjaga kebersihan lingkungan ini," ujarnya.
Bupati Johannes juga memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Mimika menangani oknum warga yang tidak tertib membuang sampah.
"Apabila ada yang ditemukan masih membuang sampah sembarang tangkap dan kita berikan denda sesuai dengan perda kita," ujarnya.
Toko -toko swalayan di Mimika juga diminta untuk mengurangi penggunaan plastik.
Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong mengajak masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dengan tidak membuang sampah secara sembarangan.
"Masyarakat perlu menyadari bahwa sampah itu juga menjadi tanggung jawabnya masyarakat bukan hanya pemerintah saja yang mengurusnya. Kalau masyarakat tidak peduli dan tidak punya kesadaran sama saja," ujarnya.
Peran dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pemerintah menangani sampah menjadi kunci utama mewujudkan Kota Timika yang bersih dan bebas dari sampah.
Pewarta: Marselinus NaraEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.