Nabire (ANTARA) - Polda Papua Tengah mempererat hubungan dengan masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial berupa 100 paket sembako kepada para pedagang di tiga pasar tradisional di Kabupaten Nabire menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara di daerah itu.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini di Nabire, Rabu, mengatakan kegiatan tersebut wujud kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

"Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga melihat secara langsung aktivitas warga serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar situasi yang aman dan kondusif dapat terus terpelihara," katanya.

Penyaluran bantuan dipimpin langsung Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini didampingi Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Gustav R Urbina, Kapolres Nabire AKBP Samuel D Tatiratu, dan Wakapolres Nabire Kompol Dr Piter Kendek.

Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada pedagang, terutama mama-mama Papua yang beraktivitas di pasar tradisional. Bantuan tersebut disalurkan masing-masing 40 paket ke Pasar Karang, 30 paket ke Pasar Kalibobo, dan 30 paket ke Pasar Oyehe.

Paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, dan bahan pangan lainnya yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para pedagang.

Dia menjelaskan pasar tradisional salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat sehingga kehadiran Polri di lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendengar aspirasi warga sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Ia mengatakan bantuan yang diberikan bukan semata-mata dilihat dari nilai material, tetapi bentuk perhatian kepada masyarakat yang setiap hari bekerja menggerakkan roda perekonomian daerah.

"Bantuan yang kami berikan hari ini memang tidak besar namun kami berharap dapat sedikit membantu para pedagang, khususnya mama-mama Papua yang setiap hari bekerja keras mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya," ujarnya.

Ia menambahkan keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat.

Oleh karena itu, Polri terus berupaya hadir sebagai mitra masyarakat yang siap mendengar, membantu, dan membangun kolaborasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D Tatiratu mengatakan kegiatan sosial tersebut bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat dan negara.

Ia berharap, bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nabire.

"Polri harus hadir di tengah masyarakat sehingga masyarakat dapat menerima Polri sebagai pelayan, mitra, dan rekan dalam menjaga keamanan, khususnya di Nabire," katanya.

 



Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026