Sorong, Papua Barat Daya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, memastikan status lahan yang digunakan untuk pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) aman dan siap mendukung percepatan pembangunan sarana koperasi tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sorong, Marthen Pajala di Aimas, Kabupaten Sorong, Senin, mengatakan pembangunan gerai KDKMP saat ini sedang berlangsung di sejumlah wilayah.
"Saat ini pembangunan gerai Kopdes Merah Putih terus berjalan. Sebanyak 18 unit sedang dalam tahap pembangunan dan beberapa di antaranya sudah selesai dikerjakan," katanya.
Ia menjelaskan sebagian besar lokasi pembangunan telah memiliki kepastian status lahan karena menggunakan aset tanah yang telah disiapkan pemerintah kampung maupun pemerintah daerah.
"Pada umumnya tanah sudah siap, sehingga tinggal menunggu proses pembangunan yang dikerjakan oleh PT Agrinas," ujarnya.
Menurut dia, Kabupaten Sorong memiliki total 253 koperasi yang terdiri atas 26 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan 227 Koperasi Kampung Merah Putih.
Meski demikian, kata dia, operasional koperasi tersebut belum berjalan optimal karena masih menunggu dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
"Pendanaan modal awal operasional masih menunggu skema yang disiapkan pemerintah pusat melalui Himbara," katanya.
Marthen menjelaskan Kopdes Merah Putih nantinya akan berperan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat pedesaan dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok, termasuk sembako, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta gas LPG.
Selain itu, koperasi juga akan berfungsi menampung hasil produksi masyarakat dan petani untuk kemudian dipasarkan ke berbagai wilayah.
Ia mengatakan setiap gerai yang dibangun akan dilengkapi fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) guna menjaga kualitas produk pertanian, peternakan, dan perikanan sebelum dipasarkan.
Kabupaten Sorong, lanjutnya, memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga hasil hutan yang dapat dikembangkan melalui koperasi tersebut.
"Potensi unggulan daerah ini antara lain pertanian, peternakan ayam dan sapi, perikanan, perkebunan kakao, serta hasil hutan seperti rotan dan kayu. Seluruh potensi itu dapat dikelola dan dipasarkan melalui koperasi," ujarnya.
Dia berharap keberadaan Kopdes Merah Putih dapat memperkuat perekonomian masyarakat kampung sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha dan petani di daerah itu.
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.