Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melepas kontingen yang akan mewakili daerah pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.
"Sebanyak 206 peserta dan pendamping diharapkan tidak hanya membawa prestasi, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan, pembinaan iman, serta menunjukkan wajah Kalimantan Barat yang harmonis dan toleran," kata Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, di Kalimantan Barat, Senin.
Norsan menegaskan bahwa Pesparawi Nasional bukan sekadar perlombaan paduan suara gerejawi, melainkan sarana pembinaan mental spiritual dan penguatan persaudaraan umat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Norsan, keikutsertaan Kalimantan Barat dalam Pesparawi Nasional sejalan dengan upaya pemerintah daerah membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan memiliki fondasi moral yang kuat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pendamping, dan pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalimantan Barat yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang nasional tersebut.
Gubernur juga mengingatkan para peserta untuk menjaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Papua Barat.
"Tampilkan yang terbaik dan tunjukkan seluruh kemampuan serta talenta yang telah dilatih selama ini," ujarnya.
Selain mengejar prestasi, peserta juga diminta menjaga nama baik daerah dengan menunjukkan sikap ramah, santun, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas selama berada di Papua Barat.
Norsan menekankan pentingnya menghormati adat istiadat dan budaya masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman bangsa Indonesia.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan setiap penampilan sebagai bentuk pelayanan dan ibadah kepada Tuhan, bukan semata-mata berorientasi pada hasil kompetisi.
Sementara itu, Ketua Umum LPPD Provinsi Kalimantan Barat Frans Nazarius, mengatakan keikutsertaan Kalimantan Barat dalam Pesparawi Nasional XIV merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama gereja-gereja dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, berkarakter, berbudaya, dan berprestasi.
Menurutnya, Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni budaya gerejawi, tetapi juga media penguatan karakter bangsa, pengembangan seni budaya, dan mempererat persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kontingen Kalimantan Barat yang diberangkatkan berjumlah 206 orang, terdiri atas 166 peserta penyanyi, 12 pelatih dan pianis, 22 ofisial dan pendamping dari Biro Kesra serta Kementerian Agama dan 6 personel tim kesehatan serta pendukung.
Para peserta berasal dari enam kabupaten/kota di Kalimantan Barat, yakni Mempawah, Kubu Raya, Sanggau, Sintang, Melawi, dan Pontianak.
Pewarta: Rendra OxtoraEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.