Palu (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny A. Lamadjido melepas kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) daerah itu untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat.

Reny A. Lamadjido berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan, kekompakan, dan kepercayaan diri selama mengikuti perlombaan.

“Kita hadir di Manokwari membawa nama Sulawesi Tengah. Tunjukkan sikap yang baik, sopan santun, dan jadilah duta daerah yang membanggakan,” katanya saat melepas kontingen tersebut di Palu, Senin.

Ia juga meminta seluruh peserta untuk tetap fokus selama mengikuti perlombaan dan tidak merasa gentar menghadapi kontingen dari provinsi lain. Ia mengaku optimistis kontingen Sulawesi Tengah mampu meraih prestasi membanggakan pada ajang tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Tengah Diah Agustiningsih mengatakan pada Pesparawi Nasional XIV, Sulawesi Tengah mengikuti seluruh 12 kategori yang diperlombakan.

Adapun kategori yang diikuti meliputi solo anak usia 7-10 tahun yang diwakili Kabupaten Banggai Kepulauan, solo anak usia 10-13 tahun, solo remaja putri dari Kabupaten Banggai Laut, dan solo remaja putra dari Kabupaten Tojo Una-Una.

Kemudian vokal grup dari Kabupaten Banggai, paduan suara anak dari Kabupaten Parigi Moutong, paduan suara remaja/pemuda dari Kota Palu, musik pop gerejawi dari Kabupaten Morowali, paduan suara dewasa campuran dari Kabupaten Sigi, paduan suara wanita dan paduan suara pria dari Kabupaten Morowali Utara, serta musik gereja nusantara dari Kabupaten Poso.

Diah menjelaskan jumlah peserta yang diberangkatkan sebanyak 231 orang dan didampingi 34 orang ofisial sehingga total 265 orang. Dengan tambahan rombongan penggembira, total kontingen Sulawesi Tengah yang berangkat ke Manokwari mencapai 370 orang.

Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 18-28 Juni 2026 di Manokwari, Papua Barat, dan diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.



Pewarta: Nur Amalia Amir
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026