Mimika, Papua Tengah (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika, Papua Tengah menyebut tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah itu menggunakan bahan pangan lokal untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu.

Kepala Seksi Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika Husnia di Timika, Senin, mengatakan tiga SPPG tersebut menggunakan berbagai jenis pangan lokal hasil pertanian petani di wilayah itu. Tiga SPPG itu berlokasi di Jalan Kelapa Ganding Kelurahan Pasar Sentral Distrik Mimika Baru dan dua SPPG lainnya lainnya di wilayah SP 3 Kelurahan Karang Senang Distrik Kuala Kencana.

"Ada tiga SPPG yang selalu meminta kami untuk memasok hasil pertanian lokal dan kami selalu penuhi," ujarnya.

Jenis pangan lokal yang selalu dipesan itu meliputi umbi-umbian seperti ubi jalar (petatas), keladi dan juga sayur-sayuran seperti daun singkong dan pakis.

"Mereka pesan dan kami langsung mengambilnya dari petani lokal mama -mama Papua yang ada di Mimika ," ujarnya.

ia menyebut petani lokal sangat antusias ketika menerima pesanan umbi dan sayur sayuran karena di pesan dalam jumlah yang sangat banyak.

"Masyarakat senang karena kalau SPPG yang pesan itu sekali pesan dalam jumlah banyak. Kalau jual di pasarkan kadang laku nya sedikit walaupun berjam jam jualan di pasar," ujarnya.

Ia mengatakan jumlah pesan khususnya pangan lokal jenis umbi-umbian sekali pesan biasanya mencapai 300 kilogram. Pemasokan ke SPPG dilaksanakan satu minggu satu kali.

"Kami turun ke petani binaan, ada beberapa kelompok untuk menyiapkan pesanan tersebut," ujarnya.

Ia Berharap SPPG lain yang ingin memasok pangan lokal untuk mendukung program MBG di wilayah Mimika dapat memesan ke petani lokal melalui Dinas Ketahanan Pangan Mimika.

Dengan memasok hasil pertanian petani lokal dari mama mama Papua juga sangat membantu meningkatkan ekonomi petani lokal di wilayah itu.

Selain memasok untuk SPPG, DKP Mimika juga memasok hasil pertanian petani lokal umbi-umbian seperti keladi dan petatas ke salah salah satu rumah sakit swasta di Mimika.

"Untuk permintaan keladi dan petas di rumah sakit itu mereka juga selalu menghubungi kami," ujarnya.



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026