Sorong (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) mendorong percepatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Maybrat dan Tambrauw guna memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama bagi masyarakat di wilayah yang belum terlayani.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau di Sorong, Selasa, mengatakan hingga saat ini masih terdapat dua wilayah di PBD yang belum terjangkau pelaksanaan program MBG sehingga pemerintah daerah terus memberikan dukungan percepatan operasional dapur SPPG.

"Kami terus mendukung dengan memberikan berbagai data dan informasi mengenai perkembangan pembangunan dapur-dapur SPPG di kabupaten dan kota, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar," katanya.

Pemerintah provinsi setempat terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapur SPPG yang telah selesai dibangun segera melalui proses verifikasi dan dinyatakan layak untuk beroperasi.

Dia mengatakan salah satu fasilitas SPPG di Kabupaten Maybrat telah selesai dibangun, sedangkan di Tambrauw juga diharapkan segera memperoleh persetujuan operasional setelah proses penilaian oleh tim verifikasi.

"Kalau memang sudah layak, sudah memiliki ahli gizi dan kepala SPPG, tentu bisa segera dioperasionalkan agar masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dapat segera menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis," ujarnya.

Pemerintah daerah berperan memberikan dukungan, rekomendasi, serta masukan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana program tersebut, sedangkan kewenangan operasional sepenuhnya berada pada pemerintah pusat melalui lembaga itu.

Menurut Ahmad, perluasan layanan MBG menjadi penting karena masih banyak anak di Papua Barat Daya, terutama di kampung-kampung, belum memperoleh akses terhadap program tersebut.

Sebanyak 10 SPPG di Papua Barat Daya masih ditutup sementara untuk memenuhi standar operasional. Fasilitas tersebut tersebar di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, dan Kabupaten Sorong Selatan.

Meski demikian, pelaksanaan program MBG di Papua Barat Daya saat ini tetap melayani 79.824 penerima manfaat.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya terus berkoordinasi dengan BGN untuk mempercepat pembukaan kembali SPPG yang telah memenuhi persyaratan sekaligus memperluas jangkauan program ke wilayah yang belum terlayani.

 



Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026