Nabire (ANTARA) - Kepolisian Daerah Papua Tengah berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mengawal pembangunan agar berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini di Nabire, Rabu, mengatakan HUT ke-80 Bhayangkara menjadi komitmen moral bagi seluruh personel untuk menghadirkan pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, menjadi solusi atas setiap persoalan, serta menjadi mitra yang humanis, profesional, dan terpercaya," katanya.
Ia menjelaskan, Polda Papua Tengah terus melakukan pembenahan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan profesionalisme sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepolisian, serta membangun budaya kerja yang berintegritas dan bebas dari penyimpangan.
Menurut dia, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri harus dijadikan motivasi bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rontini mengapresiasi pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media massa, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Tengah.
Menurut dia, kolaborasi tersebut akan terus diperkuat untuk mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
"Polri siap mengawal setiap program pembangunan agar berjalan aman, tertib, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Papua Tengah," ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel Polda Papua Tengah agar terus menjaga kehormatan institusi, meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Menurut Kapolda, momentum HUT ke-80 Bhayangkara menjadi dorongan bagi seluruh anggota Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat, memperkuat semangat pengabdian, serta menjaga persatuan dan kesatuan di Papua Tengah.
Sementara itu, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mengatakan stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pelaksanaan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, pemerintah kabupaten, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat harus terus diperkuat.
Pemprov Papua Tengah mengapresiasi dedikasi jajaran Polda Papua Tengah dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah.
Ia berharap momentum Hari Bhayangkara semakin memperkuat semangat seluruh anggota Polri untuk memberikan pelayanan yang cepat, adil, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Pemerintah provinsi juga berkomitmen terus membangun kerja sama dengan Polda Papua Tengah dan seluruh unsur Forkopimda guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan, menjaga stabilitas daerah, menyelesaikan persoalan sosial, serta mempercepat pembangunan di seluruh wilayah Papua Tengah.
Pewarta: Ali Nur IchsanEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.