Wamena (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Pegunungan (Papeg) melepas keberangkatan 100 peserta program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) 2026 ke empat daerah di Pulau Jawa.

Pelaksana Tugas Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Gubernur Papeg lsak Yando di Wamena, Sabtu, mengatakan program itu tindak lanjut dari Surat Kuasa Pengguna Anggaran Pusat Layanan Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI  1800/PLPP.4.1/BP/VI/2026 yang menjadi dasar pemberian beasiswa bagi putra-putri terbaik Papua Pegunungan.

"Kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) generasi muda Papua Pegunungan ke depan karena anak-anak kita memiliki kesempatan bersekolah bersama saudara-saudara Indonesia di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten," katanya dalam acara itu.

Ia menjelaskan dalam rangkaian persiapan kegiatan ini telah disampaikan berbagai materi penting mengenai hak dan kewajiban penerima beasiswa, tata cara penggunaan bantuan, pembinaan sikap, serta kesiapan mengikuti pendidikan menengah.

"Kami pemerintah berharap seluruh materi yang telah didapat dan dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-sehari serta dalam proses belajar nanti," ujarnya.

Dia mengingatkan 100 peserta Adem 2026 berasal dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan menjadikan kesempatan ini sebagai dorongan untuk belajar lebih giat, disiplin, dan bertanggung jawab.

"Tunjukkan bahwa kalian layak menerima kepercayaan ini serta kelak dapat menjadi generasi yang mampu membangun daerah dan negara," katanya.

Dia menambahkan 13 orang akan bersekolah di Jawab Barat, 27 orang di Banten, 20 orang di Jawa Tengah, dan 40 orang di Jawa Timur.

"Kami harap 100 anak-anak ini untuk tetap menjaga nama baik provinsi, kabupaten asal, asal sekolah dan keluarga sehingga dapat menempuh pendidikan dengan, serius dan menjadi generasi kebanggaan Papua Pegunungan ke depan," ujarnya.
 



Pewarta: Yudhi Efendi
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026