Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan pengelolaan Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional agar aset negara tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik di daerah otonom baru itu.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah Victor Fun di Nabire, Senin, mengatakan pengelolaan rumah susun menjadi tahapan penting setelah pembangunan fisik rampung sehingga bangunan beserta seluruh sarana dan prasarana yang tersedia dapat berfungsi secara berkelanjutan.

"Pembangunan rumah susun ASN merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan Daerah Otonom Baru Papua Tengah,” kata Viktor saat sosialisasi pengoperasian sarana dan prasarana rusun ASN Papua Tengah.

Ia mengatakan, diharapkan rusun ASN dapat mendukung kebutuhan hunian ASN sekaligus menunjang kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan fisik harus diikuti dengan tata kelola yang baik melalui pengoperasian, pemeliharaan, pengamanan aset, serta mekanisme pemanfaatan yang sesuai ketentuan agar fungsi rumah susun dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Ia menjelaskan pengelolaan Rusun ASN telah memiliki dasar hukum melalui Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/132 Tahun 2026 tentang Penetapan Pengelola Rumah Susun ASN Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Karena itu, perangkat daerah dan pengelola yang telah ditunjuk diminta melaksanakan tugas secara disiplin, transparan, dan bertanggung jawab agar rumah susun tetap menjadi hunian yang aman, bersih, nyaman, serta layak bagi ASN.

"Rumah susun ini adalah aset pemerintah yang harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Pengelolaan yang baik akan membantu menciptakan lingkungan hunian yang tertib, aman, bersih, dan nyaman bagi para ASN yang menempatinya," ujarnya.

Ia juga meminta koordinasi antara Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Papua I, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, perangkat daerah terkait, dan pengelola rumah susun terus diperkuat sehingga operasional fasilitas tersebut berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal.

Rumah Susun ASN Papua Tengah yang dibangun Kementerian PU di Nabire. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Tengah)

 

Rusun ASN Papua Tengah telah selesai dibangun melalui skema Multi Years Contract (MYC) periode 2024-2025 dengan anggaran sebesar Rp94,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hunian tersebut dibangun oleh BP3KP Papua I di atas lahan seluas 2,5 hektare di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Karadiri 2, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire.

Kompleks rumah susun itu dilengkapi unit hunian tipe 36 beserta meubeler, sarana, prasarana, dan utilitas umum yang diharapkan mampu mendukung kenyamanan ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.



Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026