Timika (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Papua Tengah akan membangun pos pemadam kebakaran (Damkar) di dua titik di wilayah itu guna mendukung pelayanan kepada masyarakat secara optimal ketika terjadi musibah kebakaran.

Kepala BPBD Mimika Agustina Rahadet di Timika,Senin mengatakan pembangunan dua unit Pos Damkar tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda yakni di belakang Kantor Sentra Pemerintahan SP 3, Kelurahan Karang Senang Distrik Kuala Kencana dan Mapurujaya Distrik Mimika Timur.

"Hari ini pak Bupati dan Wakil melihat langsung lokasi pembangunan di belakang Kantor Sentra Pemerintahan dan beliau sudah setuju untuk dibangun di situ," ujarnya.

Pembangunan Pos Damkar di wilayah Kantor Sentra Pemerintahan SP 3 dilakukan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi musibah kebakaran di wilayah Distrik Kuala Kencana dan sekitarnya.

BPBD Mimika juga akan membangun satu unit Pos Damkar di wilayah Mapurujaya Distrik Mimika Timur guna mendukung pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi musibah kebakaran di wilayah itu.

"Kalau di wilayah Mimika Timur kami akan bangun di Mapurujaya lebih tepatnya di samping Pasar Mama- Mama Papua di Mapurujaya,"ujarnya.

Pembangunan dua unit Pos Damkar ini menggunakan APBD Mimika tahun anggaran 2026 dan mulai dikerjakan tahun ini. Dengan dibangun-nya dua unit Pos Damkar tersebut maka BPBD Mimika memiliki empat pos pemadam kebakaran yang siap membantu memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat saat terjadi musibah kebakaran.

Dua unit Pos Damkar yang sudah di bangun sebelumnya berlokasi di Pos eks Pasar Lama- Kota Timika untuk mendukung pelayanan di wilayah Kota Timika , Distrik Mimika Baru dan juga Pos Damkar SP2 Jalan Poros SP2-SP 5 Kelurahan Timika Jaya Distrik Mimika Baru untuk mendukung pelayanan di wilayah SP 2 Timika dan sekitarnya.

Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat secara optimal saat ini BPBD Mimika di dukung sembilan unit mobil pemadam kebakaran. Armada tersebut terdiri dari mobil pemadam kapasitas 1.000 liter, 3.000 liter, 5.000 liter, 8.000 liter, hingga 10.000 liter.

Selain armada pemadam, ada juga mobil pengangkut alat pendukung pemadam kebakaran yang disiagakan saat terjadi peristiwa kebakaran, bencana puting beliung, atau pohon tumbang.



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026