Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) holistik integratif melalui penguatan kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD di delapan kabupaten.
Plh Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Papua Tengah Fredi Edowai di Nabire, Selasa, mengatakan hal tersebut dilakukan guna memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan secara terpadu.
Dia menambahkan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia sehingga kualitas layanan PAUD menjadi investasi penting bagi masa depan daerah.
"Investasi terbaik yang dapat kita lakukan adalah memastikan setiap anak memperoleh layanan PAUD yang berkualitas, aman, inklusif, dan menyenangkan," katanya saat membuka Lokakarya PAUD Bermutu bagi Pokja Bunda PAUD Kabupaten se-Papua Tengah.
Ia mengatakan, Papua Tengah tengah fokus pada berbagai program, mulai dari pemerataan akses layanan PAUD, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, hingga percepatan penurunan prevalensi stunting di sejumlah wilayah.
Menurut dia, layanan PAUD holistik integratif juga perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor agar kebutuhan dasar anak dapat dipenuhi secara menyeluruh.
Karena itu, Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai penggerak sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan orang tua dalam meningkatkan mutu layanan bagi anak usia dini.
"Hasil lokakarya ini hendaknya menjadi pedoman untuk memperkuat tata kelola PAUD, meningkatkan kualitas layanan, memperluas kemitraan, dan menyelaraskan program antara kabupaten dengan Provinsi Papua Tengah," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Tengah Apolonaris Yogi mengatakan Pokja Bunda PAUD bertugas memastikan layanan esensial bagi anak usia dini berjalan melalui koordinasi berbagai organisasi perangkat daerah dan mitra pembangunan.
Ia menjelaskan layanan tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, administrasi kependudukan, hingga perlindungan anak yang harus terintegrasi di setiap satuan PAUD.
Menurut dia, Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Tengah juga akan melakukan kunjungan ke delapan kabupaten untuk memetakan persoalan di lapangan sekaligus menyusun program yang selaras antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Pewarta: Ali Nur IchsanEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.