Manokwari (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melakukan evaluasi terhadap satu dari tiga program unggulan yaitu Papua Barat Sehat, guna memastikan pelaksanaan dan penyerapan anggaran yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) berjalan maksimal.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di Manokwari, Selasa, mengatakan evaluasi berkala bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan program, sehingga dapat memberikan manfaat bagi Orang Asli Papua (OAP) sekaligus mengidentifikasi berbagai hambatan.
“Iya, kemarin kami sudah rapat evaluasi, tapi nanti bulan depan akan dievaluasi ulang lagi,” ujarnya.
Program Papua Barat Sehat, kata dia, merupakan komitmen pemerintah provinsi dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat OAP di provinsi tersebut tanpa terkendala biaya.
Program dimaksud dibiayai melalui Dana Otsus Papua Barat sebesar Rp50 miliar guna mengakomodasi kurang lebih sebanyak 21 jenis penyakit yang tidak ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
“Dari evaluasi itu diketahui ada beberapa jenis yang belum maksimal, sehingga perlu langkah percepatan supaya manfaatnya dirasakan oleh masyarakat OAP di Papua Barat,” ucap Gubernur Dominggus.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat Alwan Rimosan menjelaskan pihaknya sementara melakukan uji coba aplikasi agar memudahkan pelayanan, sekaligus mempercepat penyerapan anggaran yang hingga kini baru mencapai 4,6 persen.
Melalui aplikasi tersebut, lanjutnya, seluruh layanan bagi pasien OAP dicatat secara real time sehingga dapat dipantau langsung oleh pemerintah provinsi, termasuk jumlah pasien dirawat, dirujuk, maupun fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan.
“Setelah tahap uji coba, pemerintah provinsi terbitkan surat edaran mengenai penggunaan aplikasi melalui kebijakan gubernur serta sinergi dengan BPJS Kesehatan,” ucap Alwan.
Selain pelayanan kuratif, kata dia, aplikasi Papua Barat Sehat juga dirancang mendukung pelayanan promotif, preventif, dan rehabilitatif, sehingga menjadi sistem yang terintegrasi dengan penyelenggaraan layanan kesehatan bagi OAP.
Terdapat 10 rumah sakit di Papua Barat yang memberikan layanan kesehatan gratis bagi OAP yaitu RSUP Papua Barat, RSUD Manokwari, RSUD Fakfak, RSUD Kaimana, RSUD Teluk Bintuni, dan RSUD Teluk Wondama.
Kemudian RSUD Manokwari Selatan, RS TNI Angkatan Laut Azhar Zahir Manokwari, RS TNI Angkatan Darat Johanis Abraham Dimara Manokwari, serta RS Bhayangkara Lodewijk Mandacan Polda Papua Barat.
Pewarta: Fransiskus Salu WekingEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.