Jayapura (ANTARA) - Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto menyebut aparat sudah berhasil mengevakuasi empat dari lima korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari lokasi kamp PT SHJ di Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan pada Senin pagi.
Letkol Tri Purwanto di Jayapura, Senin, mengatakan empat jenazah yang sudah berhasil dievakuasi itu sudah teridentifikasi identitasnya.
Serangan KKB terhadap para pekerja di kamp PT SHJ di Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, pada Minggu (2/8) malam, mengakibatkan lima orang meninggal dunia.
Dari lima orang yang meninggal itu, empat jenazah yang teridentifikasi atas nama Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Alfons, dan Barengga.
"Tiga jenazah dievakuasi dan kini berada di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, kemudian satu jenazah dievakuasi ke Karubaga, sedangkan satu jenazah dilaporkan masih berada di TKP," kata Kapendam kepada ANTARA di Jayapura.
Ia mengatakan penyerangan ke kamp PT SHJ dilakukan pada Minggu (2/8) malam (bukan Senin dini hari seperti tertulis pada berita sebelumnya) saat korban sedang beristirahat.
Kodam XVII/Cenderawasih mengecam aksi kekerasan yang dilakukan KKB karena telah merenggut nyawa warga sipil yang sedang bekerja membangun infrastruktur bagi kepentingan masyarakat Papua.
Personel TNI dan Polri saat ini melakukan pengejaran terhadap pelaku guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Kamp PT SHJ terdapat 10 orang pekerja, tiga orang di antaranya belum diketahui nasibnya," kata Kapendam.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapendam: Empat jenazah korban KKB teridentifikasi
Pewarta: EvarukdijatiEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.