Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya, menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk mendukung peningkatan gizi balita serta ibu hamil secara optimal sebagai upaya mencegah dan menurunkan angka stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth di Sorong, Selasa, menjelaskan bahwa bantuan PMT ini disalurkan kepada 52 balita yang memerlukan perhatian khusus pada pemenuhan gizinya serta sembilan ibu hamil.
Dia mengatakan bantuan PMT yang disalurkan berupa bahan makanan bergizi, seperti beras, telur, kacang hijau, daging ayam, sayuran, buah-buahan, biskuit dan susu.
"Saya minta agar bantuan PMT ini nantinya diolah atau dimasak di rumah dan diberikan kepada balita stunting dan balita gizi kurang," kata Jemima.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan status gizi anak sekaligus mencegah dan mengatasi masalah kekurangan gizi.
Menurut dia, peningkatan pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita menjadi salah satu langkah penting dalam menekan angka stunting serta menjamin kesehatan dan tumbuh kembang generasi penerus.
Bantuan tersebut disalurkan melalui tiga posyandu, yakni Edelweis, Dahlia dan Teratai di Kelurahan Pal Putih, Distrik Sorong Barat.
Lurah Pal Putih Nicolas Laetemia mengatakan berdasarkan data, prevalensi stunting di wilayah Distrik Sorong Barat sebelumnya mencapai 29,7 persen dan kemudian menurun menjadi 26,3 persen.
Menurut dia, penyaluran PMT tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama masyarakat untuk memperbaiki status gizi ibu dan anak serta menekan angka stunting di wilayah itu.
Ia berharap melalui intervensi pemberian makanan tambahan, angka stunting di Distrik Sorong Barat dapat terus menurun hingga mencapai target 14 persen.
"Mudah-mudahan angka stunting bisa turun hingga 14 persen sehingga kita bisa menciptakan generasi Indonesia Emas 2045," katanya.
Selain kepada balita dan ibu hamil, pihaknya juga menyalurkan bantuan bahan makanan kepada Rumah Pemulihan Gizi (RPG) di Kampung Baru, Distrik Sorong Barat.
"Bantuan tersebut berupa beras, daging ayam, telur, hingga kacang hijau," katanya.
Pewarta: Yuvensius Lasa BanafanuEditor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.