Timika (ANTARA) - Dinas Pemuda dan Olahraga ( Dispora) Kabupaten Mimika, Papua Tengah memberikan pelatihan pustakawan bagi para pemuda untuk menjadi penggerak yang mampu menumbuhkan budaya membaca sehingga minat baca di masyarakat terus mengalami peningkatan.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika Alberthin Timang di Timika, Senin, mengatakan pelatihan ini sebagai upaya pemerintah meningkatkan minta baca masyarakat dengan melibatkan pemuda menjadi penggerak.

"Kita tahu sekarang minat terhadap membaca ini sangat rendah sekali, bahkan sekarang ini jarang sekali ada yang mau baca buka-buku. Karena kita lebih mencari gampangnya, kalau mencari sesuatu kita langsung cari di internet," ujarnya di sela sela kegiatan pelatihan.

Para pemuda yang dilibatkan dalam kegiatan pelatihan ini adalah para pemuda gereja, pemuda masjid, pemuda di sekolah dan pemuda di lingkungan masyarakat.

"Pemuda yang kami undang ini tentunya mereka mempunyai perpustakaan mini baik itu di gereja, masjid, sekolah maupun di lingkungan masyarakat, mereka rata-rata pengelola perpustakaan dan kami juga melihat bahwa anak muda itu lebih mempunyai semangat menjadi penggerak," ujarnya.

Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari Senin (28/9) hingga Rabu (30/9/) yang diikuti 25 pemuda dengan mengundang pembicara dari Perpustakaan Nasional RI dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika.

"Materi yang diberikan meliputi literasi membaca, peran pemuda membangkitkan semangat membaca di tengah masyarakat dan keluarga. Nanti juga para pembicara juga memberikan literasi tentang buku-buku yang menarik untuk dibaca oleh masyarakat," ujarnya.

Ia berharap, setelah pelatihan ini para pemuda dapat kembali ke keluarga dan lingkungan masyarakat dengan menerapkan semua materi yang telah diterima sehingga mendorong minat baca masyarakat Mimika terus meningkat.

"Teman-teman yang hadir pada saat ini mereka menjadi motor penggerak di tengah lingkungan masyarakatnya, membangkitkan kembali minat baca di lingkungan masyarakat bahkan di tengah lingkungan keluarga mereka," ujarnya.



Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026