Pemerintah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat menggelar pasar murah guna mengurangi beban ekonomi yang dialami masyarakat dalam masa pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Pasar murah yang digelar di tiga titik wilayah Kota Sorong, Jumat diserbu oleh masyarakat karena menjual minyak goreng dua liter seharga Rp30.000, gula pasir lima kilogram seharga Rp50.000.

Kemudian beras yang dijual kepada masyarakat sebanyak 10 kilogram dengan harga Rp90.000 dan lima kilogram tepung terigu seharga Rp35.000.

Wali Kota Sorong Lambert Jitmau mengatakan bahwa pasar murah tersebut merupakan program tahunan Dinas Perdagangan yang bekerjasama dengan distributor untuk membantu kesulitan kebutuhan pokok masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, tepung terigu, dan gula pasir dijual dengan harga yang sangat murah agar dapat dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Terutama masyarakat yang kondisi ekonominya menurun akibat pandemi COVID-19 melanda negeri ini," ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada para distributor di Kota Sorong yang mau bekerjasama dengan Dinas Perdagangan penjual kebutuhan pokok yang dapat dijangkau oleh masyarakat.

Salah seorang pelanggan pasar murah bernama Agatha saat ditemui halaman kantor Distrik Sorong Timur menyatakan bahwa pasar murah tersebut sangat bermanfaat membantu masyarakat terutama mereka yang terdampak pandemi COVID-19.

"Hanya saja jumlahnya terbatas serta sistem penjualan kacau balau sehingga banyak warga yang mengeluh tidak mendapatkan barang pokok pada pasar murah tersebut," ujarnya.

Pewarta: Ernes Broning Kakisina

Editor : Evarianus Supar


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2022