PT Kilang Pertamina Intenasional RU VII Kasim melalui progra Tim Coorporate Social Responsibility (CSR), membantu anak usia sekolah di Dusun Sakarum, Kampung Klayas, Distrik Seget, Kabupaten Sorong, belajar membaca.
 
Area Manager Comm, Rel, CSR & Comp RU VII Kasim Dodi Yapsenang di Sorong, Jumat menjelaskan kehadiran PT Kilang Pertamina Internasional RU VII Kasim di wilayah produksi selalu berorientasi untuk memberikan manfaat kepada masyarakat setempat.
 
"Itu sudah masuk dalam program kami yang dikenal dengan istilah CSR," jelas Area Manager Comm, Rel, CSR & Comp RU VII Kasim Dodi Yapsenang.
 
Menurut Dodi Yapsenang, ini merupakan tugas dan tanggung jawab perusahaan bagaimana memberikan perhatian kemanusiaan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat setempat.
 
RU VII Kasim, kata dia, sebagai salah satu stake holder di area operasi yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat, salah satunya melalui pendidikan dasar anak.
 
"Di kampung itu kami berikan bantuan kepada anak-anak sekaligus mengajar mereka untuk membaca," sebut Yapsenang.
 
Kegiatan ini, sebut Dodi, sejalan dengan tujuan SDGs point empat, yakni pendidikan berkualitas dengan mengupayakan penyetaraan akses pendidikan dan belajar bagi anak-anak dimanapun mereka berada.
 
"Terutama di area sekitar wilayah operasi PT KPI RU VII Kasim," sebut dia.
 
Kegiatan ini tidak hanya disambut baik oleh anak-anak, tapi orang tua murid juga tampak aktif berpartisipasi mendampingi putera-puterinya belajar mewarnai dan membaca.
 
“Masih banyak yang perlu kita bantu, harapannya kami dapat bersinergi dengan perusahaan lain di area ini juga untuk membantu masyarakat. Kedepannya tidak hanya dari (tim) CSR yang akan ke lapangan, namun juga dari fungsi lain akan berpartisipasi melalui kegiatan serupa,” imbuhnya.
 
Sementara itu, Maria Sakaja yang merupakan salah satu orang tua murid yang ikut mendampingi kegiatan mengaku merasa senang karena anak-anak yang ada di Dusun Sakarum diberi kesempatan dan diajar mewarnai.
 
“Semoga kegiatan ini bisa dilaksanakan terus. Karena anak-anak ini kasihan, sekolahnya jauh sekali,” harap Maria Sakaja.
 

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu

Editor : Evarianus Supar


COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2023