Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) meluncurkan sistem tanda tangan elektronik (TTE) di lingkungan pemerintahan daerah itu guna mewujudkan pelayanan cepat dan akurat.
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad di Sorong, Senin, menjelaskan penerapan sistem TTE ini sangat perlu dan penting guna mempercepat pelayanan yang akurat terhadap masyarakat.
"Jadi ketika TTE ini berlaku maka tidak ada alasan lagi untuk menunda pelayanan terhadap masyarakat," ujar Musa'ad saat meluncurkan sistem TTE di Sorong.
Penerapan sistem digitalisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, menurut dia, perlu ditindaklanjuti dengan upaya penerapan konkret supaya substansi dari hadirnya sistem digitalisasi ini benar-benar menjawab pelayanan pemerintahan.
"Jadi saya minta supaya ini tidak boleh berhenti sampai saat ini saja. Namun perlu dibarengi dengan komitmen untuk segera menerapkan sistem ini," ujar Musa'ad.
Dia menyebut masih banyak hal yang harus dilakukan berkaitan dengan penerapan aplikasi tersebut yaitu e-government, e-planning, e-budgeting, juga pengadaan barang dan jasa dan lain-lain harus menerapkan sistem digitalisasi.
Sistem TTE ini, kata dia, akan diterapkan pada berbagai aplikasi pemerintahan seperti Simda keuangan, e-office dan I-PAD.
"Penerapan TTE ini merupakan langkah penting dan konkret untuk mewujudkan pelayanan yang modern dan efisien kepada masyarakat," ujarnya.
Sebab, kata dia, melalui sistem TTE ini penandatanganan akan menggunakan sistem elektronik, sehingga lebih cepat da akurat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Setelah ini Dinas Kominfo harus melakukan bimbingan teknik dan memberikan reward kepada OPD (organisasi perangkat daerah) yang melaksanakan dengan baik dan harus melakukan penyesuaian dengan dinamika yang ada agar good government tercapai," kata Muhammad Musa'ad.
COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2023
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad di Sorong, Senin, menjelaskan penerapan sistem TTE ini sangat perlu dan penting guna mempercepat pelayanan yang akurat terhadap masyarakat.
"Jadi ketika TTE ini berlaku maka tidak ada alasan lagi untuk menunda pelayanan terhadap masyarakat," ujar Musa'ad saat meluncurkan sistem TTE di Sorong.
Penerapan sistem digitalisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, menurut dia, perlu ditindaklanjuti dengan upaya penerapan konkret supaya substansi dari hadirnya sistem digitalisasi ini benar-benar menjawab pelayanan pemerintahan.
"Jadi saya minta supaya ini tidak boleh berhenti sampai saat ini saja. Namun perlu dibarengi dengan komitmen untuk segera menerapkan sistem ini," ujar Musa'ad.
Dia menyebut masih banyak hal yang harus dilakukan berkaitan dengan penerapan aplikasi tersebut yaitu e-government, e-planning, e-budgeting, juga pengadaan barang dan jasa dan lain-lain harus menerapkan sistem digitalisasi.
Sistem TTE ini, kata dia, akan diterapkan pada berbagai aplikasi pemerintahan seperti Simda keuangan, e-office dan I-PAD.
"Penerapan TTE ini merupakan langkah penting dan konkret untuk mewujudkan pelayanan yang modern dan efisien kepada masyarakat," ujarnya.
Sebab, kata dia, melalui sistem TTE ini penandatanganan akan menggunakan sistem elektronik, sehingga lebih cepat da akurat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Setelah ini Dinas Kominfo harus melakukan bimbingan teknik dan memberikan reward kepada OPD (organisasi perangkat daerah) yang melaksanakan dengan baik dan harus melakukan penyesuaian dengan dinamika yang ada agar good government tercapai," kata Muhammad Musa'ad.
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2023