Pemerintah Kabupaten Nabire, Papua Tengah berupaya menciptakan generasi Qurani melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Nabire, La Halim, di Nabire, Sabtu, mengatakan MTQ tingkat kabupaten menjadi langkah awal menuju MTQ tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung di Timika pada Juni 2026.
“MTQ ini untuk menggali potensi qari dan qariah serta membumikan Al Quran di Tanah Papua,” ujarnya.
Pemkab Nabire memberikan dukungan anggaran sebesar Rp800 juta untuk pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Khusus untuk pelaksanaan MTQ kabupaten, dana yang disalurkan pada tahap awal sebesar Rp150 juta.
“Anggaran selanjutnya akan digunakan untuk mendukung peserta mengikuti MTQ tingkat provinsi di Mimika hingga ke tingkat nasional,” katanya.
Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari mengatakan MTQ bukan sekadar ajang lomba membaca Al Quran, tetapi juga sarana meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai Al Quran.
“Kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi Qurani yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, serta meminta dewan hakim bekerja secara objektif, adil, dan profesional.
Ketua Panitia MTQ Putra Aminudin mengatakan kegiatan berlangsung pada 2-5 April 2026 di tiga lokasi, yakni Masjid Nurul Bahri Smoker, Madrasah Ibtidaiyah Al Khairat, dan di TK Raudatul Athfal.
“MTQ tahun ini mengangkat tema aktualisasi nilai-nilai Al Quran dalam membangun karakter bangsa,” ujarnya.
Sebanyak 141 peserta mengikuti berbagai cabang lomba, antara lain seni baca Al Quran, hafalan, fahmil, syarhil, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al Quran.
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA News Papua Tengah 2026