Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat Daya, memberdayakan sebanyak 63 perempuan Papua melalui pelatihan tata boga yang difokuskan pada pembuatan kue, guna meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota Sorong Ridwan Gultom, di Sorong, Rabu, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan asli Papua.
Ia menjelaskan, minat masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi, tercermin dari sekitar 500 proposal yang masuk untuk mengikuti pelatihan. Namun, setelah melalui proses seleksi sesuai kriteria yang ditetapkan, hanya 63 peserta yang dinyatakan lolos.
“Dari 500 proposal yang masuk, kami seleksi berdasarkan ketentuan yang ada, sehingga terpilih 63 perempuan Papua yang mengikuti pelatihan ini,” ujar Ridwan.
Selain mendapatkan pelatihan, para peserta juga dibekali dengan berbagai peralatan penunjang usaha, seperti kompor dan oven merek Hock, blender, mixer, loyang, serta timbangan.
Menurut Ridwan, program tersebut didanai melalui anggaran Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2026 dengan nilai sekitar Rp300 juta.
Ia berharap, melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah produk kue, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas serta mengembangkan usaha secara mandiri.
“Harapannya, kegiatan ini bisa membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Sorong Bidang Masyarakat Adat dan Budaya Ariance Sarah Kondjol menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.
“Melalui pelatihan ini, pemerintah tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan secara optimal guna mendorong tumbuhnya usaha kecil yang produktif di Kota Sorong serta meningkatkan pendapatan keluarga.
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2026