Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya, menganggarkan Rp7,7 miliar untuk pembangunan kanal guna mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di kota itu.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat di Sorong, Selasa, mengatakan pembangunan ini merupakan bagian lanjutan dari sebelumnya sebagai upaya untuk mengatasi persoalan banjir yang sering meresahkan masyarakat.
"Pembangunan kanal ini di Jalan Sungai Maruni KM 10, Kelurahan Klawuyuk, Distrik Sorong Timur sepanjang 402 meter yang terdiri dari segmen dua hingga lima," katanya.
Dia mengatakan pembangunan kanal tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Sorong dalam menangani persoalan banjir sekaligus memperbaiki sistem drainase perkotaan.
"Saat ini kami membangun kanal sepanjang Jalan Sungai Maruni sebagai bentuk komitmen untuk mengatasi banjir di Kota Sorong," jelasnya.
Ia menjelaskan proyek tersebut dibiayai melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp7,7 miliar.
Menurut dia, penanganan banjir menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena Kota Sorong sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat Daya membutuhkan penataan infrastruktur yang baik guna mendukung pertumbuhan wilayah dan aktivitas masyarakat.
Selain fokus pada pengendalian banjir, Pemerintah Kota Sorong juga terus melakukan penataan wajah kota agar lebih tertata, bersih, dan nyaman sebagai pusat pemerintahan serta pintu gerbang kawasan timur Indonesia.
"Tata kota kita percantik terlebih dahulu, setelah itu baru bisa dipinang oleh siapa pun yang datang ke sini," ujarnya.
Ia menambahkan setelah penataan kota dilakukan, pemerintah akan melanjutkan pembangunan pada sektor ekonomi masyarakat secara bertahap dan terstruktur.
"Satu per satu kita lakukan sehingga semuanya tertata dan pada akhirnya mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat," katanya.
Wali Kota juga mengajak masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi pembangunan kanal, untuk mendukung proses pengerjaan proyek agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
"Saya harap warga yang tinggal di daerah ini memberikan dukungan kepada pihak penyedia jasa yang akan mengerjakan pembangunan kanal demi kepentingan bersama," ujarnya.
Dia yakin bahwa pembangunan kanal di kawasan Sungai Maruni tersebut akan mampu meningkatkan kapasitas aliran air, mengurangi genangan saat hujan deras, serta memperbaiki kualitas lingkungan permukiman warga di wilayah Sorong.
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA News Papua Barat 2026