Gubernur Papua Barat Daya (PBD) Elisa Kambu menyerahkan bantuan 17 perahu fiber dan 17 mesin tempel kepada kelompok nelayan di distrik Klawasi, Kota Sorong sebagai bagian penting mendukung peningkatan ekonomi para nelayan.
"Sebanyak 17 perahu fiber dan 17 mesin tempel berkapasitas 15 PK kita serahkan secara langsung kepada kelompok penerima manfaat," jelasnya di Sorong, Rabu.
Gubernur Elisa mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari implementasi program strategis untuk mendukung sektor kelautan dan perikanan, sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok nelayan di wilayah pesisir yang disalurkan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (P2KP) Papua Barat Daya.
"Yang kita harapkan adalah bisa memberikan manfaat berkelanjutan serta mendukung peningkatan ekonomi masyarakat nelayan di Papua Barat Daya," ujarnya.
Menurut dia, bantuan ini sifatnya stimulus dan tidak dimaksudkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, melainkan bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.
“Bantuan ini bukan segala-galanya. Pemerintah memiliki keterbatasan anggaran dan harus mengatur banyak kebutuhan. Kalau kita hanya fokus pada motor tempel perahu, maka orang bisa tidak berobat dan anak-anak bisa tidak sekolah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa bantuan diarahkan untuk kelompok, bukan perorangan, serta proses verifikasi dilakukan ketat terhadap proposal yang masuk.
“Kita akan bentuk tim kecil untuk memastikan kelompok itu benar-benar ada dan aktif, bukan hanya di atas kertas,” ujarnya.
Mantan Bupati Asmat dua periode itu juga mengingatkan agar seluruh bantuan yang diterima dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya tegaskan, bantuan ini tidak boleh dipindahtangankan atau dijual. Kalau itu terjadi, maka kelurahan dan distrik akan ikut bertanggung jawab. Ini tidak boleh terulang,” ujarnya.
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA News Papua Tengah 2026